Jakarta, BusinessNews Indonesia—Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menaikkan tarif terhadap impor aluminium dan baja, diperkirakan dapat memicu perang dagang dengan China. Juga, dapat menekan pertumbuhan ekonomi AS.
Hal ini dijelaskan oleh analis dari Samuel Sekuritas, Ahmad Mikail, di Jakarta pagi ini dalam riset hariannya.
Mikail juga memprediksi bahwa, hari ini, Dollar Index diperkirakan bergerak melemah. Sementara, nilai tukar Rupiah ke USD diperkirakan menguat.
“Rupiah diperkirakan akan sedikit menguat hari ini setelah kemarin sempat menyentuh angka Rp 13.813 per USD. Pelemahan USD atas kebijakan Trump tersebut dapat membantu Rupiah untuk kembali menguat hari ini,” kata dia.
Rendahnya data inflasi di bulan Februari juga dapat membantu penguatan Rupiah.
“Rupiah kemungkinan bergerak di rentang Rp 13.700 sampai Rp13.730 per USD,” ulas dia.
