TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

WIKA Beton Bukukan Kontrak Baru Rp4 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Albarsyah
4 February 2026 | 13:51
rubrik: BUMN
WIKA Beton Bukukan Kontrak Baru Rp4 Triliun Sepanjang Tahun 2025

foto: Syailendra Ogan - Direktur Keuangan, Human Capital, & Manajemen Risiko WIKA Beton

Jakarta, TopBusiness – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) mencatatkan kinerja positif dengan membukukan omzet kontrak baru senilai Rp4 triliun sepanjang tahun 2025. Capaian ini ditopang oleh optimalisasi kapabilitas produk beton pracetak khusus serta keterlibatan dalam proyek-proyek strategis baik di pasar domestik maupun internasional.

Sejumlah proyek unggulan yang mendorong perolehan kontrak baru tersebut di antaranya adalah proyek Railway Systems dan Trackwork pada Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Fase 2A, yang menjadi representasi pasar domestik, serta proyek Metro Manila Subway di Filipina yang memperkuat eksistensi WIKA Beton di pasar global.

Direktur Keuangan, Human Capital, & Manajemen Risiko WIKA Beton, Syailendra Ogan, menyampaikan bahwa capaian kontrak baru tersebut mencerminkan kepercayaan pasar terhadap kemampuan perusahaan dalam mengeksekusi proyek strategis berskala besar.

“Perolehan kontrak baru sebesar Rp4 triliun sepanjang tahun 2025 menjadi bukti bahwa WIKA Beton mampu menjaga momentum pertumbuhan melalui diversifikasi portofolio, inovasi produk, serta ekspansi yang terukur baik di dalam maupun luar negeri,” ujar Syailendra Ogan.

Selain fokus pada proyek infrastruktur, WIKA Beton juga terus mendorong pengembangan proyek yang selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Inisiatif tersebut meliputi pengembangan sumur resapan segmental sebagai produk ramah lingkungan, solusi hunian modular WIKA Beton Home (WHOME) yang mendukung Program Pemerintah 3 Juta Rumah, serta pembangunan hunian tetap pasca bencana.

WIKA Beton juga terlibat dalam proyek pembangunan pusat data (data center) di Batam, melalui penyediaan berbagai produk beton pracetak untuk mendukung kebutuhan infrastruktur digital nasional.

Syailendra Ogan menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga memastikan setiap langkah sejalan dengan keberlanjutan.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang mendukung pembangunan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Syailendra.

BACA JUGA:   Erick Tuntaskan Lima Prioritas BUMN

Berbagai proyek tersebut berkontribusi pada perolehan omzet kontrak baru yang didominasi oleh pelanggan swasta dengan porsi sebesar 54,85%, disusul BUMN sebesar 21,65%, Kerja Sama Operasi (KSO)/Joint Operation (JO) sebesar 18,33%, serta WIKA dan afiliasi sebesar 5,17%.

Sementara itu, ekspansi geografis juga terus dilakukan. Kontribusi proyek luar negeri mencapai 4,6%, sedangkan pasar domestik tetap menjadi tulang punggung utama dengan porsi 95,4%.

Dari sisi sektor, infrastruktur menjadi kontributor terbesar dengan porsi 56,35%, disusul sektor industri sebesar 15,85%, properti 11,63%, kelistrikan 11,39%, tambang 3,73%, dan energi sebesar 1,05%.

Syailendra Ogan menjelaskan bahwa diversifikasi sektor menjadi strategi penting perusahaan agar lebih adaptif terhadap dinamika pasar.

“Portofolio proyek yang tersebar di berbagai sektor menunjukkan ketahanan bisnis WIKA Beton, sehingga kami tidak bergantung pada satu segmen saja,” jelas Syailendra.

Momentum pertumbuhan ini semakin memperkokoh fondasi bisnis WIKA Beton sebagai bagian dari ekosistem Danantara dan BUMN. Ke depan, perusahaan berkomitmen menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan melalui pertumbuhan inklusif dan selaras dengan prinsip ESG.

“Kami optimistis WIKA Beton akan terus memperluas kontribusi dalam pembangunan nasional maupun internasional dengan tetap mengedepankan inovasi, keberlanjutan, serta tata kelola perusahaan yang kuat,” tutup Syailendra Ogan.

Tags: wikabetonWTON
Previous Post

1.236 Perusahaan Industri Siap Berproduksi Pertama Kali pada 2026

Next Post

Pemerintah Sampaikan Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR