Jakarta, TopBusiness – PT BPR Bahteramas Bombana memaparkan berbagai inovasi layanan dan keberhasilan kinerja bisnis dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang diselenggarakan Majalah TopBusiness melalui sambungan zoom, Selasa (03/02/2026).
Pemaparan disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT BPR Bahteramas Bombana, Yusrianti, yang menekankan penguatan sektor UMKM, literasi keuangan, serta pengembangan layanan inklusif sebagai strategi utama mendukung pembangunan ekonomi daerah berkelanjutan.
Dalam paparannya, Yusrianti menyampaikan bahwa PT BPR Bahteramas Bombana terus memperkuat perannya sebagai lembaga keuangan daerah yang sehat, tumbuh, dan terpercaya. Hal tersebut sejalan dengan visi perusahaan untuk menjaga produktivitas, efisiensi, serta memperluas layanan keuangan berbasis teknologi informasi dan penguatan kualitas sumber daya manusia.
Menurut Yusrianti, inovasi yang dilakukan perseroan berfokus pada perluasan akses pembiayaan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Kami terus menciptakan layanan inklusif yang cepat dan bermanfaat dengan berfokus pada pertumbuhan UMKM serta sektor konsumtif masyarakat di Kabupaten Bombana,” ujarnya.
Kinerja bisnis perseroan menunjukkan tren positif. Hingga akhir 2025, total aset PT BPR Bahteramas Bombana tercatat sebesar Rp23,56 miliar, meningkat 65 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp15,20 miliar. Pertumbuhan tersebut didorong peningkatan aset produktif serta kepercayaan masyarakat yang menempatkan dana melalui penghimpunan dana pihak ketiga.
Selain itu, penyaluran kredit juga mengalami peningkatan signifikan. Pada 2025, total penyaluran kredit mencapai Rp18,00 miliar, naik 61 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp10,96 miliar. Penyaluran kredit tersebut didominasi sektor UMKM dan berbagai sektor usaha masyarakat, termasuk pertanian, perdagangan eceran, serta pendidikan.
Penghimpunan dana masyarakat turut mengalami peningkatan. Pada 2025, dana pihak ketiga mencapai Rp10,34 miliar atau tumbuh 75 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp7,76 miliar. Pertumbuhan tersebut didukung dominasi penabung dari masyarakat Bombana, debitur kredit, serta program tabungan pelajar dan dukungan pengusaha lokal melalui produk deposito.
Perseroan juga mencatatkan pertumbuhan laba yang stabil. Pada 2025, laba perusahaan mencapai Rp785,02 juta atau meningkat 55 persen dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp435,37 juta. Meski menghadapi tantangan persaingan pasar, manajemen menilai capaian tersebut menjadi dasar evaluasi guna memperkuat tata kelola dan mempertahankan momentum pertumbuhan perusahaan.
Sebagai bagian dari inovasi layanan, PT BPR Bahteramas Bombana menjalankan sejumlah program strategis, antara lain kerja sama dengan Dinas Pendidikan dalam pemotongan angsuran kredit sertifikasi guru, kerja sama dengan pemerintah daerah dalam pencairan gaji PPPK, serta program “Satu Rekening Satu Pelajar” yang mendorong literasi keuangan sejak dini.
Yusrianti menegaskan bahwa program tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah. “Kami berupaya memperkuat fungsi intermediasi melalui penyaluran kredit produktif, khususnya pada sektor pertanian, perikanan, dan usaha masyarakat yang menjadi penggerak ekonomi daerah,” katanya.
Selain itu, perseroan juga mengembangkan program pembangunan ekonomi berkelanjutan melalui penguatan produk dan layanan keuangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, edukasi literasi keuangan masyarakat, serta penerapan efisiensi operasional dan pengelolaan risiko lingkungan dalam pembiayaan.
Melalui berbagai inovasi dan capaian kinerja tersebut, PT BPR Bahteramas Bombana terus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Perseroan juga telah meraih sejumlah penghargaan, termasuk penghargaan TOP BUMD Award 2025 dan penghargaan sebagai penggerak inklusi keuangan masif tahun 2025.
