Jakarta, TopBusiness – Emiten pelayaran nasional PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) melakukan penyesuaian strategis dalam pembangunan armada barunya.
Perseroan memutuskan untuk mengubah galangan kapal yang ditunjuk untuk pembangunan kapal ketiga. Langkah ini sebagai bagian dari upaya menjaga efektivitas proyek dan kesinambungan operasional perusahaan.
PJHB yang bergerak di bidang angkutan laut perairan pelabuhan dalam negeri, khususnya untuk pengangkutan alat berat dan kontainer, menyampaikan keterbukaan informasi tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
Sebelumnya, Perseroan telah menunjuk PT Adiluhung Saranasegara Indonesia sebagai galangan untuk pembangunan kapal ketiga. Namun, setelah melalui evaluasi menyeluruh, PJHB memutuskan untuk mengalihkan pembangunan kapal tersebut ke PT Tegal Shipyard Utama.
Direktur Utama PJHB, Go Sioe Bie, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan yang matang dan bersifat strategis.
“Perubahan galangan pembangunan kapal ketiga dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari teknis, kapasitas produksi, jadwal penyelesaian, hingga efisiensi operasional,” ujar Go Sioe Bie, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (5/2/2026).
Menurutnya, langkah ini justru diharapkan dapat memastikan proses pembangunan kapal berjalan lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan operasional Perseroan ke depan.
Lebih lanjut, manajemen menegaskan bahwa perubahan galangan tersebut tidak menimbulkan dampak negatif secara material terhadap kinerja perusahaan. Baik dari sisi operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha, Perseroan tetap berada dalam kondisi yang solid.
“Kami memastikan bahwa perubahan galangan ini tidak berdampak negatif secara material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan,” tegas Go Sioe Bie.
Dari sisi jadwal, Perseroan juga menegaskan bahwa proyek pembangunan kapal ketiga tetap berjalan sesuai rencana awal. Penyesuaian galangan tidak mengganggu target penyelesaian kapal yang telah ditetapkan manajemen.
“Secara keseluruhan, jadwal pembangunan kapal ketiga tetap dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana Perseroan,” tambahnya.
Sebagai emiten di sektor pelayaran, PJHB terus memperkuat armada guna mendukung pertumbuhan bisnis angkutan laut domestik, seiring meningkatnya kebutuhan logistik, distribusi alat berat, dan pergerakan kontainer antarwilayah.
Langkah penyesuaian galangan ini mencerminkan kehati-hatian manajemen dalam menjaga kualitas aset sekaligus efisiensi investasi jangka panjang.
