TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Jika Mau Imbangi Perbankan, Pindar Dinilai Perlu Perkuat Tata Kelola

Busthomi
13 February 2026 | 15:00
rubrik: Ekonomi
Gandeng Ikatan Alumni SBM ITB, Easycash Gelar Kuliah Edukasi Keuangan

FOTO: Istimewa

Jakarta TopBusiness – Kepala Departemen P2P Lending Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) sekaligus Direktur Utama Easycash, Nucky Poedjiardjo mengatakan, percepatan peran pindar dalam ekosistem pembiayaan perlu diimbangi dengan kesiapan tata kelola dan kepatuhan yang sejalan dengan standar perbankan.

Dalam konteks ini, kesiapan platform pindar untuk beradaptasi dengan standar tersebut menjadi faktor utama agar kolaborasi bank–pindar berhasil dan dapat berkontribusi positif terhadap perluasan akses pendanaan yang berkelanjutan.

“Kami percaya platform pindar yang kredibel sudah memiliki kesiapan untuk mengimbangi standar perbankan. Sebenarnya saat ini sudah banyak contoh platform pindar dengan tata kelola yang baik dan dapat menjadi acuan bagi industry,” ujarnya, dikutip Jumat (13/2/2026).

“Temuan riset AFTECH bersama Mandala Consulting juga menunjukkan bahwa beberapa bank internasional di Indonesia aktif bekerja sama dengan pindar. Artinya, pindar di Indonesia sudah memiliki tata kelola dan kapabilitas yang dipercaya oleh perbankan, bahkan di level internasional,” lanjut Nucky.

Pihaknya meyakini, nilai dari kemitraan bank dan pindar sangat besar, dan dampaknya secara signifikan positif bagi masyarakat, terutama karena model ini berpotensi menutup kesenjangan akses kredit yang dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi.

Sebagai contoh dampak positif dari penyaluran kredit yang lebih luas berdasarkan riset IMF, adalah penyaluran kredit baik multiguna maupun produktif dapat mendorong produktivitas, memperkuat konsumsi, dan memberi dorongan nyata bagi pertumbuhan ekonomi.

“Tentunya, kolaborasi bank dan pindar tidak akan menyelesaikan seluruh persoalan kredit. Namun, hal ini membuka ruang pembiayaan baru yang selama ini belum tergarap,” tandasnya.

Kata dia, pindar dapat berperan sebagai sandbox bagi peminjam yang baik, dan menjadi ruang awal membangun rekam jejak kredit sebelum masuk ke sistem perbankan. “Jika tata kelolanya terus diperkuat, sinergi ini dapat menjadi salah satu batu loncatan penting menuju inklusi keuangan yang lebih merata dan ekonomi yang lebih tangguh,” tutup Nucky.

BACA JUGA:   Bank Kalsel Ganti Tagline Jadi ‘Setia Melayani, Maju Bersama’
Tags: perbankanpindartata kelola
Previous Post

Perluasan Akses Kredit Bank dan Pindar, AFTECH Gaet Mandala Consulting Rilis White Paper

Next Post

Mutu Teruji, RSUD Prof. dr. Soekandar Raih Paripurna

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR