Jakarta, BusinessNews Indonesia—Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto, mengatakan di Jakarta (28/3/2018) bahwa pada tahun 2025, ditargetkan bahwa 20% yang diproduksi oleh industri otomotif Indonesia adalah kendaraan-kendaraan yang ramah lingkungan.
Dalam hal ini, pemerintah Indonesia telah menggelar langkah strategis program low cost green car (LCGC) pada tahun 2013. Lalu, pengembangan low carbon emmission vehicle (LCEV). “Termasuk di dalam itu adalah mendorong produksi kendaraan listrik,” kata Menteri Airlangga.
Pemerintah pun telah mengeluarkan berbagai kebijakan dan insentif pengembangan industri otomotif guna mendorong pertumbuhan manufaktur serta investasinya.
“Selain itu, untuk mendorong ekspor, kami telah mengusulkan insentif untuk sedan dengan penurunan PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah),” tandasnya.
“Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan agar kebijakan yang dikeluarkan tepat sasaran dan dapat berjalan dengan baik,” kata menteri tersebut.
