TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Berkinerja Bagus, Giri Aneka Usaha pun Terus Inovasi

Achmad Adhito
24 February 2026 | 13:13
rubrik: Business Info
Berkinerja Bagus, Giri Aneka Usaha pun Terus Inovasi

PT Giri Aneka Usaha Ketika Presentasi untuk Dewan Juri Top BUMD Awards 2026 (Foto: Tangkapan Layar Zoom)

Jakarta, TopBusiness—Kinerja positif terus ditunjukkan PT Giri Aneka Usaha (Perseroda) dalam beberapa tahun terakhir. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Wonogiri (Jawa Tengah) ini tidak hanya mencatat performa usaha yang sehat, tetapi juga aktif berinovasi untuk memperkuat kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pembangunan berkelanjutan.

Direktur PT Giri Aneka Usaha (Perseroda), Suharsono, menyampaikan bahwa perusahaan yang dipimpinnya berkomitmen menjadi BUMD yang profesional, kompetitif, dan adaptif terhadap perubahan.

“Kami terus melakukan perbaikan tata kelola, penguatan SDM, serta inovasi layanan agar seluruh unit usaha tumbuh optimal dan mampu memberi nilai tambah bagi daerah,” ujarnya dalam presentasi untuk Dewan Juri Top BUMD Awards 2026, melalui Zoom (24/2/2026).

Suharsono menjelaskan bahwa, untuk tahun 2025, perusahaan tersebut mendapatkan laba Rp4.791.000.000. Angka ini jauh lebih baik daripada di tahun 2024 yang di Rp2.615.000.000.

Nilai penjualan di tahun 2025 ada di Rp56.439.000.000. Adapun di tahun 2024, nilai tersebut di Rp43.734.000.000.

Sebagai Perseroda dengan orientasi 100 persen laba, PT Giri Aneka Usaha mengelola lima unit usaha, yakni percetakan, apotek, bengkel, perdagangan umum, dan pariwisata. Unit pariwisata tersebut mengelola kawasan Waduk Gajah Mungkur yang menjadi salah satu ikon wisata di Kabupaten Wonogiri. Diversifikasi ini menjadi strategi untuk menjaga stabilitas pendapatan sekaligus memperluas cakupan layanan kepada masyarakat.

Dari sisi layanan, Suharsono menjelaskan, hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) tahun 2025 menunjukkan nilai 79,841 atau masuk kategori baik. Capaian tersebut mencerminkan peningkatan kualitas pelayanan yang dilakukan perusahaan, baik di sektor kesehatan melalui apotek, jasa perbengkelan, maupun layanan wisata.

Sejumlah inovasi menjadi penopang kinerja tersebut. Di unit apotek, perusahaan mengembangkan layanan apotek online Giri Husada sejak 2022, lengkap dengan fitur swamedikasi untuk memudahkan konsultasi masyarakat. Inovasi ini bahkan meraih penghargaan pada ajang Wonogiri Innovation Award.

BACA JUGA:   Transjakarta Catat Pertumbuhan Bisnis Signifikan di 2025

Di unit bengkel, layanan SALMODA (Salon Mobil dan Penghilang Jamur Kaca Kendaraan) diperkenalkan untuk memperluas sumber pendapatan. Sementara di sektor pariwisata, diterapkan sistem e-ticketing dan penjualan tiket secara online guna meningkatkan kemudahan akses dan transparansi transaksi.

Suharsono pun menjelaskan bahwa transformasi digital juga diperkuat dari sisi internal melalui penggunaan aplikasi LOGIC Software sejak 2020 untuk pengelolaan keuangan unit apotek dan bengkel. Sistem ini memungkinkan pemantauan stok, kas, omzet, hingga laporan keuangan secara real time dan terintegrasi, sehingga proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan akurat.

Dalam aspek tata kelola, perusahaan menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang menekankan transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi. Laporan kinerja keuangan dan non-keuangan disampaikan secara berkala kepada pemilik modal, yakni Pemkab Wonogiri. Upaya ini turut menopang kepercayaan publik.

Tak hanya berorientasi bisnis, PT Giri Aneka Usaha juga berperan dalam pembangunan berkelanjutan. Di bidang lingkungan, perusahaan mengelola limbah operasional sesuai standar dan mendorong efisiensi energi serta digitalisasi administrasi untuk mengurangi penggunaan kertas. Pada sektor sosial, program CSR diwujudkan melalui bantuan kepada panti asuhan, pondok pesantren, serta dukungan kegiatan kepemudaan.

Kontribusi finansial perusahaan disalurkan dalam bentuk dividen ke kas daerah sebagai bagian dari PAD. Selain itu, perusahaan memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal dan menggandeng pelaku UMKM sebagai mitra, khususnya di kawasan wisata Waduk Gajah Mungkur.

“Dengan kombinasi kinerja usaha yang sehat, inovasi berkelanjutan, dan tata kelola profesional, kami menegaskan posisi sebagai BUMD yang tidak hanya mengejar laba, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan Kabupaten Wonogiri,” kata Suharsono.

Tags: PT Giri Aneka Usaha (Perseroda)TOP BUMD Awards 2026
Previous Post

JTPE Siapkan Capex Rp 100 Miliar untuk Peremajaan Mesin di 2026

Next Post

PTPP Kembali Salurkan 5 Program Strategis untuk Korban Banjir Aceh

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR