Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG pada hari Rabu (04/03) ditutup melemah pada level 7,557.06 (-4.57%). Pelemahan dipimpin oleh saham-saham sektor Basic Materials (-7.42%) dan Transportation & Logistics (-7.23%).
Sementara itu, asing membukukan net sell sebesar Rp 213.98 Miliar di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dijual seperti: BBCA, BBNI, ANTM, AMMN, dan BBRI.
Sentimen negatif disebabkan oleh lembaga pemeringkat global Fitch Ratings yang menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, meskipun peringkat kredit tetap di level investment grade BBB.
Di samping itu juga eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak dunia dan meningkatkan ketidakpastian pasar keuangan global.
Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk bearish belt hold, di bawah MA5 dan MA20 serta indikator Stochastic dead cross.
“Sehingga dengan demikian, kami perkirakan IHSG akan mengalami pelemahan. Berikut saham pilihan hari ini: RAJA, BIPI, TOBA, dan ADRO,” demikian sebut riset harian dari Research Team PT Reliance Sekuritas Tbk, Kamis (5/3/2026).
Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas menguat. Sentimen positif disebabkan oleh kabar Iran yang memberi sinyal keterbukaan untuk berunding dan janji Presiden AS Donald Trump untuk menstabilkan pasar minyak. Hal ini berhasil meredakan kecemasan investor atas konflik di Timur Tengah.
Pada pagi ini (saat laporan ini dibuat), mayoritas melemah. Seperti Indeks Nikei 225 melemah -3.61% dan Kospi melemah -12.06%.
“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 7,862 dan resistance pada level 7,988 dengan kecenderungan melemah,” sebutnya.
Stock picks: BRPT, BUVA, PTRO, PWON
BRPT – Buy on Weakness
- Harga di bawah MA5 dan MA20.
- Walaupun candle terakhir berbentuk black spinning top, namun penurunan lebih dari 20% dalam beberapa hari perdagangan membuka peluang besar terjadinya technical rebound.
- Stochastic golden cross pada area deep oversold.
- Entry : 1,590 – 1,660
- Resistance : 1,700 – 1,750
- Support : 1,555
- Stoploss : 1,550
- Target : 1,900
BUVA – Buy on Weakness
- Harga di bawah MA5 dan MA20.
- Walaupun candle terakhir berbentuk black spinning top, namun penurunan lebih dari 30% dalam beberapa hari perdagangan membuka peluang besar terjadinya technical rebound.
- Stochastic dead cross pada area deep oversold.
- Entry : 1,025 – 1,075
- Resistance : 1,100 – 1,130
- Support : 1,000
- Stoploss : 995
- Target : 1,240
PTRO – Buy on Weakness
- Harga di bawah MA5 dan MA20.
- Walaupun candle terakhir berbentuk black spinning top, namun penurunan lebih dari 25% dalam beberapa hari perdagangan membuka peluang besar terjadinya technical rebound.
- Stochastic dead cross pada area deep oversold.
- Entry : 5,125 – 5,375
- Resistance : 5,500 – 5,650
- Support : 5,025
- Stoploss : 5,000
- Target : 6,100
PWON – Buy on Weakness
- Harga di bawah MA5 dan MA20.
- Walaupun candle terakhir berbentuk black spinning top, penurunan yang cukup signifikan dalam beberapa hari perdagangan membuka peluang besar terjadinya technical rebound.
- Stochastic dead cross pada area deep oversold.
- Entry : 336 – 350
- Resistance : 358 – 368
- Support : 328
- Stoploss : 326
- Target : 388
