Jakarta, TopBusiness – PT Sarinah menyiapkan sejumlah program tematik Ramadan untuk mendorong peningkatan kunjungan dan transaksi selama periode Ramadan hingga libur Lebaran 2026. Melalui rangkaian program belanja, budaya, dan hiburan, Sarinah menargetkan kenaikan jumlah pengunjung sebesar 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Direktur Utama PT Sarinah, Raisha Syarfuan, mengatakan Ramadan menjadi momentum strategis bagi Sarinah untuk memperkuat posisinya sebagai pusat pengalaman budaya sekaligus destinasi belanja.
“Ramadan bagi Sarinah bukan sekadar momentum promosi, melainkan momentum positioning. Kami tidak hanya menawarkan promosi, tetapi menghadirkan pengalaman yang terkurasi mulai dari Malam Berkah Extra sebagai penggerak transaksi, Gema Ramadan yang mengangkat tradisi Nusantara, hingga focal point atrium yang menjadi simbol ruang berbagi,” jelas Raisha dalam keterangan yang dikutip Kamis (5/3/2026).
Salah satu program unggulan tahun ini adalah Happy Hours bertajuk Malam Berkah Extra yang digelar pada 6 hingga 8 Maret 2026 pukul 20.00–22.00 WIB. Program ini menawarkan diskon hingga 50 persen untuk berbagai produk pilihan.
Program tersebut dirancang sebagai strategi konversi transaksi berbasis waktu dengan memanfaatkan momentum belanja malam hari setelah berbuka puasa, khususnya pada periode pencairan Tunjangan Hari Raya (THR).
Selain program diskon, Sarinah juga menghadirkan Gema Ramadan, sebuah rangkaian kegiatan yang menampilkan kekayaan tradisi Ramadan dari berbagai daerah di Indonesia. Program ini memperkuat konsep Sarinah sebagai ruang interaksi budaya yang tidak hanya menghadirkan aktivitas belanja, tetapi juga pengalaman budaya bagi pengunjung.
Sejalan dengan berbagai program tersebut, Sarinah memprediksi puncak transaksi akan terjadi pada 6 hingga 13 Maret 2026, bertepatan dengan periode pencairan THR.
Pada Ramadan 2025, Sarinah mencatatkan kunjungan sebanyak 611 ribu orang. Tahun ini, perusahaan optimistis jumlah tersebut dapat terlampaui seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama Ramadan dan menjelang Lebaran.
Direktur Komersial InJourney Holding, Veronica H. Sisilia, menambahkan bahwa Sarinah memiliki peran penting sebagai salah satu titik pengalaman wisata dalam ekosistem InJourney Group.
“Sebagai holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata, InJourney berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih seamless dengan mengutamakan kesiapan dan keselamatan wisatawan di setiap titik perjalanan, mulai dari bandara, hotel hingga destinasi wisata,” ujarnya.
Menurut Veronica, Sarinah menjadi salah satu touchpoint penting dalam ekosistem tersebut, terutama dalam menghadirkan pengalaman budaya dan gaya hidup bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Momentum Ramadan menjadi periode krusial karena mobilitas dan konsumsi domestik meningkat signifikan. Sarinah kami harapkan sebagai Cultural Experience Center, tidak hanya sebagai ruang transaksi, tetapi juga ruang interaksi budaya yang melengkapi perjalanan wisatawan,” tambahnya.
