Jakarta, TopBusiness – Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia atau BEI, Kautsar Primadi Nurahmad menyampaikan data perdagangan saham di BEI selama periode 2—6 Maret 2026 ditutup pada zona negatif.
“Perubahan terjadi pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan sebesar 7,89% sehingga ditutup pada level 7.585,687, dari posisi 8.235,485 pada pekan lalu,” kata Kautsar, di Jakarta.
Kemudian perubahan turut dialami oleh kapitalisasi pasar BEI, yaitu sebesar 7,85% menjadi Rp13.627 triliun dari Rp14.787 triliun pada pekan sebelumnya.
Rata-rata frekuensi harian BEI juga ditutup berubah sebesar 7,33% sebesar 2,73 juta kali transaksi dari 2,95 juta kali transaksi pada penutupan pekan sebelumnya.
Rata-rata nilai transaksi harian BEI berubah sebesar 16,64% menjadi Rp24,97 triliun dari Rp29,95 triliun pada pekan sebelumnya.
Perubahan turut terjadi pada rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini sebesar 17% menjadi 42,34 miliar lembar saham dari 51,02 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Adapun investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp263 miliar dan sepanjang tahun 2026 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp7,29 triliun.
