TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Awal Pekan Tertekan, IHSG Jatuh 2,79 Persen ke Posisi 7.374

Agus Haryanto
9 March 2026 | 09:20
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan Senin (9/3/2026) awal pekan tertekan cukup dalam. Indeks acuan pasar saham nasional tersebut terjungkal 211,38 poin atau setara dengan 2,79 persen ke posisi 7.374,31.

Penurunan juga terjadi pada kelompok saham unggulan. Indeks LQ45 yang berisi 45 saham dengan tingkat likuiditas tinggi ikut melemah 22,31 poin atau 2,87 persen ke posisi 753,74 pada awal sesi perdagangan.

Pelemahan IHSG pada awal pekan ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan jual di pasar saham domestik. Sejak pembukaan perdagangan, pergerakan indeks langsung berada di zona merah dengan mayoritas saham tercatat mengalami penurunan harga.

Aktivitas perdagangan saham pada sesi awal perdagangan menunjukkan nilai transaksi mencapai sekitar Rp5,8 triliun. Volume perdagangan tercatat sekitar 2,9 miliar saham yang diperdagangkan melalui lebih dari 480 ribu kali frekuensi transaksi. Dari total saham yang diperdagangkan, jumlah saham yang melemah jauh lebih banyak dibandingkan saham yang menguat, mencerminkan sentimen pasar yang masih cenderung negatif.

Secara sektoral, hampir seluruh sektor saham berada di zona merah. Saham-saham sektor perbankan, teknologi, energi, dan barang konsumsi menjadi penekan utama pergerakan indeks. Penurunan pada saham-saham berkapitalisasi besar turut memperdalam koreksi IHSG pada awal perdagangan.

Tekanan terhadap pasar saham domestik dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal maupun domestik. Dari sisi global, ketidakpastian ekonomi dunia masih menjadi perhatian investor. Pergerakan pasar saham global yang cenderung volatil membuat pelaku pasar mengambil sikap lebih berhati-hati dan melakukan aksi ambil untung pada sejumlah saham.

Selain itu, meningkatnya tensi geopolitik global juga turut memicu kekhawatiran investor terhadap stabilitas pasar keuangan internasional. Kondisi tersebut mendorong sebagian investor untuk mengalihkan aset ke instrumen yang dinilai lebih aman.

BACA JUGA:   Ditutup Menguat 0,27%, IHSG Kembali Dekati Level 6.000

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga mencermati sejumlah indikator ekonomi makro, termasuk pergerakan nilai tukar rupiah, perkembangan inflasi, serta data cadangan devisa. Sentimen tersebut turut memengaruhi keputusan investor dalam melakukan transaksi di pasar saham.

Secara teknikal, pergerakan IHSG juga masih berada dalam fase koreksi setelah pada pekan sebelumnya mengalami tekanan jual yang cukup besar. Posisi indeks yang bergerak di bawah sejumlah level rata-rata pergerakan jangka pendek menunjukkan bahwa pasar masih mencari titik keseimbangan baru.

Meski demikian, sejumlah analis menilai bahwa pelemahan yang terjadi pada awal perdagangan masih bersifat wajar sebagai bagian dari dinamika pasar. Investor saat ini cenderung menunggu sentimen baru yang dapat menjadi katalis positif bagi pergerakan indeks.

Dalam jangka pendek, IHSG diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan konsolidasi. Pelaku pasar akan mencermati perkembangan ekonomi global, arah kebijakan suku bunga bank sentral, serta kinerja emiten yang dapat memengaruhi pergerakan pasar saham domestik dalam beberapa waktu ke depan.

(Sumber AI: Diolah)

Tags: ihsgindeks
Previous Post

Wapres Kunjungi Proyek Pengembangan Dermaga dan Fasilitas Produksi SIG di Tuban

Next Post

Kinerja Operasional Catatkan All-Time High Produksi, PGEO Bukukan Laba Bersih USD 137,67 Juta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR