Jakarta, TopBusiness – Di pasar saham, melalui PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta Composite Index (JCI) atau indeks harga saham gabungan diperkirakan naik hari ini.
Dalam laman samuel.co.id, riset Samuel Sekuritas Indonesia pada Rabu (11/3/2026) memperlihatkan judul JCI Diperkirakan Naik Hari Ini.
Pasar AS ditutup beragam pada hari Selasa (10 Maret): Dow -0,07%, S&P 500 -0,21%, dan Nasdaq +0,01%. Saham-saham utama AS kehilangan momentum kemarin dengan S&P 500 melepaskan keuntungan awal dan merosot ke wilayah negatif karena investor mempertimbangkan memudarnya harapan akan berakhirnya perang AS-Israel di Iran lebih cepat dari yang diperkirakan di tengah ancaman militer yang diperbarui dan kekhawatiran berkelanjutan tentang stagflasi ekonomi. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun meningkat 1,46% menjadi 4,156%, sementara Indeks Dolar AS turun 0,35% menjadi 98,83.
Pasar komoditas sebagian besar ditutup lebih rendah pada hari Selasa (10 Maret): Minyak mentah WTI turun 11,94% menjadi USD 83,45/bbl, minyak mentah Brent -11,28% menjadi USD 87,80/bbl, batu bara turun 8,83% menjadi USD 131,10/ton, CPO -3,04% menjadi MYR 4.428/ton, dan emas naik 1,04% menjadi USD 5.192/oz.
Pasar Asia ditutup lebih tinggi pada hari Selasa (10 Maret): Hang Seng naik 2,17%, Nikkei melonjak 2,88%, dan Shanghai +0,65%.
JCI naik 1,41% menjadi 7.440,91, dengan penjualan bersih asing sebesar Rp 2.626,3 miliar, terdiri dari penjualan bersih Rp 1.932,8 miliar di pasar reguler dan penjualan bersih Rp 693,5 miliar di pasar negosiasi. Penjualan bersih asing terbesar di pasar reguler tercatat di BBRI (Rp 434,4 miliar), PTRO (Rp 186,1 miliar), dan TLKM (Rp 123,8 miliar), sementara pembelian bersih asing terbesar terlihat di ITMG (Rp 80,2 miliar), MEDC (Rp 72,8 miliar), dan AADI (Rp 47,7 miliar). Saham-saham yang mengalami pergerakan utama adalah DSSA, BRMS, dan BBCA, sedangkan saham-saham yang mengalami pergerakan tertinggal adalah TLKM, BREN, dan TPIA.
Pagi ini, baik KOSPI (2,38%) maupun Nikkei (1,86%) dibuka lebih tinggi. “Hari ini, kami memperkirakan JCI akan naik didorong oleh sentimen positif dari pasar regional,” demikian isi laporan riset.
