TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kinerja Kuartal IV Melesat, AMMN Catatkan Laba Bersih Sebesar US$ 258 Juta

Busthomi
26 March 2026 | 17:16
rubrik: Capital Market
Kinerja Kuartal IV Melesat, AMMN Catatkan Laba Bersih Sebesar US$ 258 Juta

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Amman Mineral Internasional Tbk (IDX: AMMN) atau AMMAN, baru saja mengumumkan hasil kinerja keuangan dan operasional sepanjang 2025 lalu.

Melalui entitas-entitas anak usaha perusahaan, PT Amman Mineral Nusa Tenggara dan PT Amman Mineral Industri, AMMN kini menjadi perusahaan yang terintegrasi penuh dari pertambangan hingga permurnian, serta merupakan produsen tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia.

“Tahun 2025 merupakan tahun transisi yang sangat penting bagi AMMAN. Peralihan ke penambangan Fase 8 —yang ditandai dengan kadar bijih yang lebih rendah— bersamaan dengan proses peningkatan kapasitas (ramp-up) smelter, menimbulkan tekanan operasional jangka pendek. Namun, kami berhasil mencapai berbagai tonggak strategis, terutama menuntaskan transformasi menjadi produsen tembaga dan emas yang terintegrasi penuh,” tutur Arief Sidarto, Direktur Utama AMMAN, dalam keterangan resmi yang diterima media, Kamis (26/3/2026).

Dia menegaskan, sepanjang tahun, smelter Perseroan mengalami penghentian sementara pada Juli dan Agustus 2025 untuk perbaikan Flash Converting Furnace dan Sulfuric Acid Plant. Pekerjaan ini merupakan aktivitas yang kompleks dan krusial untuk memastikan keandalan peralatan dan stabilitas operasional. “Setelah perbaikan selesai, operasi smelter kembali stabil menjelang akhir tahun,” ujarnya.

Secara paralel, tegas Arief, perseroan memperoleh izin ekspor konsentrat sementara pada akhir Oktober 2025, yang memberikan fleksibilitas tambahan selama fase ramp‑up smelter.

“Kami juga mencatat pencapaian penting di hilirisasi, termasuk produksi perdana katoda tembaga pada Maret 2025 dan produksi emas murni pertama pada Juli 2025. Pencapaian ini menunjukkan kemajuan struktural dalam memperkuat nilai tambah di sepanjang rantai pasok,” dia menerangkan.

Di sisi penambangan, lebih lanjut kata Arief, operasi berlangsung disiplin dan sesuai dengan rencana tambang. Seiring penyesuaian urutan penambangan, total material yang ditambang menurun, namun akses terhadap bijih segar dari Fase 8 meningkat sesuai rencana. Meskipun kadar bijih lebih rendah selama masa transisi ini, Perseroan berhasil melampaui panduan kinerja satu tahun untuk produksi konsentrat dan emas.

BACA JUGA:   Marak Penipuan Penawaran Investasi, Berikut Tips yang Perlu Diketahui

Kinerja keuangan tahun 2025 memang mencerminkan dampak larangan ekspor konsentrat di awal tahun serta proses ramp‑up smelter. Meski demikian, AMMN membukukan penjualan bersih sebesar US$1.847 juta, dengan kinerja yang menguat di paruh kedua.

“Di mana kontribusi Q4 mencapai sekitar 70% dari penjualan setahun penuh seiring stabilnya operasi smelter tembaga dan Precious Metal Refinery (PMR),” kata dia.

Dengan EBITDA mencapai US$1.057 juta dengan margin sebesar 57%, dibandingkan dengan  US$1.426 juta dengan margin 54% pada 2024.

“Meskipun secara absolut EBITDA menurun, margin yang lebih tinggi mencerminkan keberhasilan kami dalam melakukan pergeseran strategis menuju operasi hilir, penerapan langkah‑langkah disiplin biaya dan efisiensi, serta realisasi harga logam yang lebih kuat,” jelas dia.

Perubahan ini, disebut Arief, didukung oleh investasi signifikan pada smelter, PMR, dan fasilitas pendukung lainnya, termasuk PLTGU dan ekspansi pabrik konsentrator. Perlu dicatat juga, peningkatan depresiasi dari aset‑aset tersebut berdampak pada laba bersih, namun profitabilitas operasional inti perseroan (margin EBITDA) tetap solid.

“Dengan laba bersih tercatat sebesar US$258 juta, dengan margin 14% pada 2025, dibandingkan dengan US$642 juta dengan margin 24% pada 2024. Penurunan ini selaras dengan faktor‑faktor yang telah dijelaskan sebelumnya. Dan capaian ini mencerminkan dampak transisi tahun ini, termasuk dimulainya penambangan Fase 8 dan tantangan ramp‑up smelter yang memberikan tekanan sementara terhadap margin,” jelas dia.

Memasuki tahun 2026 ini, kata dia, prioritas utama Perseroan adalah memastikan kinerja smelter yang stabil dan berkelanjutan. “Di saat yang sama, proyek ekspansi utama kami —termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU), fasilitas regasifikasi LNG, serta ekspansi pabrik konsentrator— tetap berjalan sesuai rencana dan akan semakin memperkuat ketahanan operasional serta daya saing biaya kami,” terangnya.

BACA JUGA:   Nielsen: Belanja Iklan Meikarta Terbesar Nasional

Terlepas dari tantangan jangka pendek, fundamental jangka panjang untuk komoditas tembaga dan emas tetap sangat kuat. “Kami akan terus fokus pada eksekusi yang disiplin, optimalisasi biaya, dan keunggulan operasional untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan kami,” tutur Arief.

Untuk diketahui, selama 2025 lalu, total belanja modal (capital expenditure/capex) AMMN menurun 23% YoY, dari US$1.792 juta pada 2024 menjadi US$1.372 juta pada 2025. Hal ini mencerminkan kemajuan dan proyek‑proyek ekspansi utama yang mendekati tahap penyelesaian.

Sementara untuk posisi utang per 31 Desember 2025 tercatat sebesar US$6.432 juta,  meningkat 50% YoY. Dengan kas dan setara kas konsolidasian sebesar US$677 juta, total utang bersih mencapai US$5.756 juta.

Profil jatuh tempo utang disusun secara strategis untuk mendukung rencana ekspansi, dengan jadwal pembayaran kembali yang terkonsentrasi di akhir masa pinjaman guna mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Tags: PT Amman Mineral Internasional Tbk
Previous Post

Proklim Pertamina Patra Niaga FT Madiun Dukung Pengelolaan Sampah dan Kembangkan Ekonomi Produktif

Next Post

Informasi Terkini: Trafik Arus Balik Lebaran di JTTS Periode 25 Maret 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR