TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pasar Masih Fluktuatif, Ide Trading Hari Ini: Saham BUMI, BIPI, UNTR, ENRG, BWPT, dan HRTA

Busthomi
1 April 2026 | 08:08
rubrik: Capital Market
IHSG Masuk Area Hijau

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG kemarin ditutup turun 0.61%, disertai dengan net sell asing ~1.17 Tn. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, BRMS, BUMI, BBNI, dan MBMA.

Untuk perdagangan hari ini, Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas mengatakan, laju IHSG berpotensi menguat hari ini.

“Dengan level Support IHSG diproyeksi di rentang 6950-7000 dan level Resist IHSG di kisaran 7150-7300,” ungkap Fanny dalam risetnya, Rabu (1/4/2026).

Trading Idea hari ini: BUMI, BIPI, UNTR, ENRG, BWPT, dan HRTA

  • BUMI Spec Buy dengan area beli di 212-216, cutloss di bawah 210. Target dekat di 222-230.
  • BIPI Spec Buy dengan area beli di 180-183, cutloss di bawah 174. Target dekat di 187-193.
  • UNTR Spec Buy dengan area beli di 30800-31100, cutloss di bawah 30225. Target dekat di 31475-32000.
  • ENRG Spec Buy dengan area beli di 1525-1540, cutloss di bawah 1505. Target dekat di 1585-1620.
  • BWPT Spec Buy dengan area beli di 124-127, cutloss di bawah 124. Target dekat di 130-135.
  • HRTA Buy on Weakness dengan area beli di 2080-2180, cutloss di bawah 2050. Target dekat di 2250-2340.

Global Overnight Review

Wall Street Melonjak Tajam di Tengah Harapan Akhir Perang Iran. Indeks-indeks saham Wall Street ditutup naik signifikan pada perdagangan Selasa (31/3), didorong optimisme pasar bahwa konflik antara AS dan Iran berpotensi segera berakhir.

Indeks Dow Jones Industrial Average melesat 2,49%, S&P 500 meningkat 2,91%, dan Nasdaq Composite melonjak 3,83%.

Kenaikan dipicu laporan yang menyebutkan Presiden Iran Masoud Pezeshkian terbuka untuk mengakhiri perang dengan sejumlah syarat, termasuk jaminan internasional.

Sentimen positif juga datang dari laporan The Wall Street Journal yang menyebutkan Presiden AS Donald Trump bersedia menghentikan aksi militer di Timur Tengah, meskipun Selat Hormuz masih belum sepenuhnya terbuka.

BACA JUGA:   Saham ASSA Diteropong Otoritas Bursa

Media The New York Post juga melaporkan bahwa Trump meyakini konflik akan segera berakhir dengan keterlibatan negara lain untuk membuka kembali jalur vital tersebut.

Di sisi emiten, saham Nvidia naik 5,6%, dan Microsoft menguat 3,1%.

Di pasar energi, harga minyak Brent tetap tinggi setelah laporan menyebut Iran menyerang kapal tanker minyak Kuwait di perairan Dubai.

Pemerintah Dubai memastikan tidak ada korban jiwa dan seluruh awak kapal selamat. Harga minyak Brent naik 4,94% ke US$118,35 per barel. Sedangkan, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turun 1,46% ke US$ 101,38 per barel.

Bursa Asia Kompak Tertekan, Investor Cemas Kenaikan Harga Minyak. Pasar saham Asia-Pasifik kompak melemah pada perdagangan Selasa (31/3), seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap konflik di Timur Tengah yang belum mereda.

Di sisi lain, presiden AS, Donald Trump, kembali meningkatkan ancaman terhadap Iran.

Ia menyatakan bahwa AS akan menghancurkan fasilitas pembangkit listrik, sumur minyak, hingga Pulau Kharg jika Selat Hormuz tetap ditutup dan tidak ada kesepakatan damai.

Pernyataan tersebut muncul ketika konflik Iran telah memasuki pekan kelima. Bahkan, pemerintah AS disebut tengah mempertimbangkan pengiriman pasukan darat untuk menguasai Pulau Kharg, yang menjadi jalur utama ekspor minyak Iran.

Akibat konflik tersebut, lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz–yang sebelumnya menjadi jalur sekitar 20% pengiriman minyak dunia–hampir terhenti sejak serangan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 1,6%, dan Topix melemah 1,3%. Sementara itu, di Korea Selatan, indeks Kospi merosot 4,3% dan Kosdaq menurun 4,9%.

Di sisi lain, Hang Seng Hong Kong naik 0,15%, ASX 200 Australia naik 0,25%, sedangkan Taiex Taiwan melemah 2,45%. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg)

Tags: sahamsaham hari inisaham pilihan
Previous Post

Masih Ada Potensi Naik, Saham BRPT, MDKA, ARCI, SCMA Jadi Pilihan Hari Ini

Next Post

Kinerja Masih Solid, SUNI Kantongi Laba Bersih Rp192 Miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR