TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

LippoLand Integrasikan CSR dan ESG untuk Ciptakan Nilai Bisnis Berkelanjutan

Nurdian Akhmad
1 April 2026 | 17:05
rubrik: Business Info, CSR, Event
LippoLand Integrasikan CSR dan ESG untuk Ciptakan Nilai Bisnis Berkelanjutan

Jakarta, TopBusiness – LippoLand, unit bisnis properti dari PT Lippo Karawaci Tbk, terus memperkuat implementasi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang terintegrasi dengan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance). Melalui pendekatan tersebut, perusahaan menempatkan CSR sebagai bagian dari strategi bisnis untuk menciptakan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.

Hal itu disampaikan tim dari LippoLand dalam sesi presentasi penjurian TOP CSR Awards 2026 yang dilakukan secara daring, Rabu (1/4/2026). Presentasi dilakukan oleh Brand Communications Manager LippoLand, Muhammad Ichwanudin, bersama Media & Brand Development Senior Officer Edo Rizky Pratama, serta ESG Strategy & Reporting Associate Manager Nitia Priyustina.

Dalam pemaparannya, Ichwanudin menjelaskan bahwa LippoLand berupaya mentransformasi CSR dari sekadar program sosial menjadi strategi bisnis yang berfungsi sebagai penggerak nilai jangka panjang perusahaan.

“Bagi kami, ESG dan CSR bukan hanya sekadar compliance atau reputasi perusahaan. ESG dan CSR merupakan bagian integral dari strategi bisnis yang mendorong pertumbuhan, memperkuat kepercayaan stakeholder, serta menciptakan dampak keberlanjutan bagi perusahaan,” ujar Ichwanudin di hadapan dewan juri.

Pendekatan tersebut, lanjutnya, sejalan dengan tema TOP CSR Awards 2026 yaitu Aligning CSR and ESG for Long-Term Corporate Value and Sustainable Development.

Sebagai bagian dari ekosistem bisnis Lippo Group, LippoLand memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade dalam pengembangan properti di Indonesia, dengan lebih dari 150 proyek yang mencakup township, kawasan terpadu, perkantoran, residensial, hingga kawasan komersial.

Perusahaan juga telah menyediakan lebih dari 55 ribu hunian dan mengelola delapan portofolio utama yang meliputi township, apartemen, perkantoran, kawasan industri, hingga memorial park.

Menurut Ichwanudin, yang membedakan perusahaan bukan hanya skala proyek yang dimiliki, tetapi bagaimana prinsip keberlanjutan diintegrasikan dalam setiap pengembangan.

“Kami percaya setiap proyek harus menciptakan triple value, yaitu nilai ekonomi, nilai sosial, dan nilai lingkungan bagi perusahaan maupun seluruh stakeholder,” ujarnya.

BACA JUGA:   Presiden Pimpin Langsung Perang melawan Covid-19

Komitmen terhadap ESG dimulai dari level tertinggi organisasi melalui kerangka sustainability framework yang melibatkan direksi dan dewan komisaris. Kerangka tersebut memiliki empat pilar utama, yakni enhancing quality of life, caring for the environment, investing in our people, dan championing best practices.

Framework tersebut kemudian diterjemahkan dalam sustainability roadmap hingga tahun 2030 dengan target yang terukur.

Salah satu targetnya adalah penyediaan hunian terjangkau, dimana 90% rumah yang dijual diharapkan memiliki harga di bawah Rp 2 miliar. Hingga 2024, realisasinya telah mencapai 95,5%. “Angka ini menunjukkan bahwa implementasi ESG kami sudah berjalan secara nyata, bukan hanya dalam tahap perencanaan,” kata Ichwanudin.

Secara keseluruhan, perusahaan telah mencapai sekitar 38% dari target agenda keberlanjutan yang dirancang hingga 2030.

Strategi CSR Berbasis Materialitas

Selanjutnya, Edo Rizky Pratama menjelaskan bahwa strategi CSR LippoLand disusun berdasarkan materiality assessment agar selaras dengan risiko dan peluang bisnis. “Fokus kami tidak generik, tetapi benar-benar disesuaikan dengan isu yang paling relevan dengan bisnis dan kebutuhan stakeholder,” ujar Edo.

Menurut Edo, strategi CSR perusahaan berfokus pada tiga area utama yaitu aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Pada aspek sosial, perusahaan menekankan penyediaan hunian terjangkau dan inklusif. Di sisi ekonomi, LippoLand mendorong pemberdayaan masyarakat serta UMKM lokal. Sementara pada aspek lingkungan, perhatian diarahkan pada pengelolaan sumber daya air yang menjadi isu penting dalam pengembangan kawasan.

Edo menambahkan bahwa perusahaan mengadopsi pendekatan Creating Shared Value (CSV), yaitu konsep di mana CSR tidak hanya memberikan dampak sosial tetapi juga memperkuat model bisnis perusahaan.

“Program seperti renovasi rumah dan penyediaan hunian terjangkau menjadi contoh bagaimana program CSR dapat menciptakan dampak sosial sekaligus nilai ekonomi bagi perusahaan,” ujarnya.

BACA JUGA:   Jangkau Pasien, SILO Perluas Layanan Homecare

Program CSR LippoLand juga terintegrasi dalam inisiatif “Lippo untuk Indonesia PASTI”, yang merupakan singkatan dari Pintar, Asri, Sejahtera, Tangguh, dan Independen. Kerangka ini memastikan seluruh program CSR dijalankan secara holistik, terukur, dan berkelanjutan.

Manajemen Risiko dan Integrasi ESG

Sementara itu, Nitia Priyustina menjelaskan bahwa perusahaan telah mengintegrasikan risiko ESG dalam kerangka manajemen risiko perusahaan.

Risiko yang diidentifikasi mencakup perubahan iklim, risiko operasional, hingga isu keamanan siber yang berpotensi mempengaruhi kepercayaan publik dan reputasi perusahaan.

“Hasil assessment ini tidak berhenti pada identifikasi, tetapi digunakan sebagai dasar perencanaan strategis agar perusahaan lebih siap menghadapi berbagai risiko di masa depan,” ujarnya.

Sebagai contoh, untuk mengantisipasi risiko banjir di kawasan pengembangan, perusahaan melakukan pemetaan risiko secara komprehensif serta meningkatkan sistem pengelolaan air dan infrastruktur drainase.

Di sisi operasional, perusahaan juga mengedepankan pengelolaan dampak sosial melalui keterlibatan aktif dengan masyarakat sekitar, pelaksanaan program CSR berbasis kebutuhan lokal, serta mekanisme penyelesaian konflik yang transparan.

Selain itu, perusahaan memastikan seluruh aktivitas operasional mematuhi regulasi terkait lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja, serta perlindungan hak pekerja.

Dampak Nyata Program CSR

Dalam implementasinya, LippoLand menjalankan sejumlah program unggulan CSR yang dirancang selaras dengan strategi bisnis perusahaan.

Program tersebut antara lain LippoLand Mengajar yang berfokus pada pendidikan, urban farming untuk pengembangan lingkungan berkelanjutan, renovasi rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pemberdayaan kader posyandu untuk peningkatan kesehatan masyarakat, serta pelatihan dan pameran UMKM.

Program LippoLand Mengajar telah menjangkau lebih dari 900 siswa dari tujuh institusi pendidikan dengan melibatkan karyawan sebagai relawan dalam kegiatan edukasi dan mentoring.

Sementara program urban farming melibatkan lebih dari 100 penerima manfaat dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

BACA JUGA:   Pembiayaan Kesehatan Masyarakat Miskin Jadi Program CSR Unggulan RSUD dr. Iskak Tulungagung

Program renovasi rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah juga telah memberikan dampak signifikan dengan menjangkau lebih dari 6.000 penerima manfaat di berbagai wilayah.

Selain itu, program pemberdayaan kader posyandu menjangkau lebih dari 200 kader di 20 posyandu untuk meningkatkan layanan kesehatan ibu dan anak.

Di sisi ekonomi, program pelatihan dan pameran UMKM telah menjangkau lebih dari 400 pelaku usaha dengan memberikan pelatihan sekaligus membuka akses pasar melalui pameran dan kemitraan.

Secara keseluruhan, implementasi ESG dan CSR LippoLand telah menjangkau lebih dari 192 ribu penerima manfaat melalui lebih dari 100 program CSR yang dilaksanakan di empat provinsi dan sembilan kota sepanjang 2024–2025.

Selain memberikan dampak sosial dan lingkungan, implementasi strategi tersebut juga berkontribusi terhadap kinerja bisnis perusahaan, termasuk pertumbuhan ekonomi serta peningkatan efisiensi energi dalam operasional perusahaan.

Perusahaan juga mengacu pada standar internasional ISO 26000 sebagai kerangka utama dalam memastikan kualitas implementasi program CSR.

Menurut Ichwanudin, pendekatan integrasi ESG dan CSR ini tidak hanya memperkuat reputasi perusahaan, tetapi juga menciptakan nilai bisnis yang berkelanjutan.

“ESG dan CSR bukan lagi sekadar aspek kepatuhan atau reputasi, tetapi menjadi fondasi strategis dalam membangun bisnis yang relevan, bertanggung jawab, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa model CSR yang diterapkan LippoLand dirancang agar dapat direplikasi di berbagai wilayah karena berbasis kebutuhan lokal, melibatkan stakeholder secara aktif, serta terintegrasi dengan strategi bisnis.

“Harapannya pendekatan ini tidak hanya memberikan dampak nyata, tetapi juga dapat menjadi referensi bagi perusahaan lain di Indonesia dalam menciptakan nilai berkelanjutan,” ujar Ichwanudin.

Berkat berbagai inovasi dalam implementasi CSR yang terintegrasi dengan strategi bisnis dan prinsip ESG tersebut, LippoLand berhasil terpilih sebagai kandidat penerima penghargaan dalam ajang TOP CSR Awards 2026.

Tags: LippoLandPT Lippo Karawaci TbkTOP CSR Awards 2026
Previous Post

PPRE Kantongi Proyek Bauksit ANTM Senilai Rp870 Miliar

Next Post

Hari Ini, JCI Diperkirakan Naik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR