TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BTN Kuasai 72% Pasar KPR Subsidi, Salurkan 28.811 Unit Rumah hingga Maret 2026

Nurdian Akhmad
7 April 2026 | 12:50
rubrik: Business Info
Perumnas Kembangkan Hunian Landed Berkonsep TOD Pertama di Indonesia

Jakarta, TopBusiness – Akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) semakin terbuka, termasuk melalui skema pembiayaan berbasis syariah. Hingga akhir Maret 2026, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bersama anak usahanya PT Bank Syariah Nasional (BSN) menguasai sekitar 72 persen pangsa pasar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dengan total penyaluran mencapai 28.811 unit rumah.

Capaian tersebut menempatkan BTN sebagai pemain dominan dalam pembiayaan perumahan subsidi di Indonesia, melampaui bank lain baik yang berbasis konvensional maupun syariah.

Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar mengatakan, tingginya penyaluran KPR subsidi mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan pembiayaan perumahan BTN.

“BTN terus berkomitmen menjadi garda terdepan dalam pembiayaan perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip Selasa (7/4/2026).

Di tengah meningkatnya harga properti, kebutuhan hunian masih menjadi persoalan utama bagi banyak keluarga. Tanpa dukungan pembiayaan, kepemilikan rumah dinilai semakin sulit dijangkau oleh masyarakat, terutama kelompok MBR.

Dalam kondisi tersebut, skema KPR subsidi, termasuk yang berbasis syariah, menjadi solusi yang semakin diminati. Selain menawarkan cicilan yang lebih terjangkau, pembiayaan syariah juga memberikan kepastian akad yang dinilai lebih transparan dan sesuai dengan prinsip keuangan syariah.

Sejak berdiri pada 1976, BTN telah membiayai lebih dari 4 juta unit rumah di Indonesia. Hingga Maret 2026, penyaluran KPR subsidi oleh BTN saja tercatat mencapai sekitar Rp3,65 triliun untuk lebih dari 21 ribu unit rumah.

Tingginya kebutuhan hunian juga mendorong pelaku usaha properti dan lembaga keuangan untuk semakin adaptif. Tidak hanya menyediakan pembiayaan, tetapi juga memastikan skema yang mudah dipahami masyarakat.

BTN juga mengimbau masyarakat untuk lebih cermat sebelum mengambil pembiayaan rumah. Memahami akad, kemampuan membayar, serta jangka waktu cicilan menjadi hal penting agar pembiayaan tidak menjadi beban di kemudian hari.

BACA JUGA:   Turun Langsung ke Padang, Direksi BTN Salurkan Bantuan Lewat Universitas dan Pemda

Ke depan, BTN menyatakan akan terus memperluas akses pembiayaan perumahan melalui kolaborasi dengan pemerintah dan pengembang. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pemerataan kepemilikan rumah bagi masyarakat, termasuk melalui skema pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah.

Tags: btn
Previous Post

FTSE Russell Pertahankan Status Indonesia sebagai Secondary Emerging Market

Next Post

RSUD KRT. Setjonegoro Wonosobo Hadirkan Inovasi Makan Gratis untuk Penunggu Pasien

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR