TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Dibuka Menguat Ditopang Saham Perbankan dan Sentimen Positif Pasar

Agus Haryanto
10 April 2026 | 09:24
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia dibuka menguat pada perdagangan Jumat (10/4/2026). IHSG naik 38,90 poin atau 0,53 persen ke level 7.346,49. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham terlikuid turut menguat 3,83 poin atau 0,52 persen ke posisi 737,73.

Pada awal perdagangan, aktivitas transaksi terpantau cukup aktif dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp1,4 triliun. Volume perdagangan tercatat sekitar 2,3 miliar saham dengan frekuensi lebih dari 115 ribu kali transaksi, mencerminkan minat beli yang cukup kuat sejak pembukaan sesi pertama.

Penguatan IHSG ditopang oleh sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik sekitar 120 poin atau 1,19 persen ke level Rp10.200, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat 60 poin atau 1,06 persen ke Rp5.700, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 55 poin atau 0,88 persen ke Rp6.300. Selain itu, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menguat 30 poin atau 0,72 persen ke Rp4.200 dan PT Astra International Tbk (ASII) naik 65 poin atau 1,11 persen ke Rp5.900.

Di sisi lain, terdapat beberapa saham yang menahan laju penguatan indeks. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) melemah 10 poin atau 0,41 persen ke Rp2.400, sementara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) turun 1 poin atau 1,16 persen ke level Rp85.

Secara keseluruhan, pergerakan IHSG pada awal perdagangan menunjukkan dominasi aksi beli, terutama pada saham-saham sektor perbankan yang memiliki bobot besar terhadap indeks. Hal ini mengindikasikan kembalinya kepercayaan investor terhadap pasar saham domestik setelah tekanan dalam beberapa hari sebelumnya.

Dari sisi analisis, penguatan IHSG didukung oleh sentimen eksternal yang relatif kondusif, termasuk stabilisasi pasar global dan meredanya kekhawatiran investor terhadap risiko geopolitik. Sementara itu, dari dalam negeri, aksi beli pada saham-saham unggulan mencerminkan adanya peluang rebound secara teknikal.

BACA JUGA:   BRIS Laporkan Fakta Material

Meski demikian, pergerakan IHSG diperkirakan masih akan berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan menguat terbatas. Pelaku pasar cenderung selektif dalam melakukan transaksi sambil menunggu katalis lanjutan, sehingga tidak menutup kemungkinan terjadi volatilitas akibat aksi ambil untung jangka pendek.

Data AI

Tags: ihsgindeks
Previous Post

Industri Kendaraan Niaga Bertemu Tantangan Struktural

Next Post

TOP CSR Awards 2026: Bukan Sekadar Listrik! PLN UIP Nusra Ubah Nasib Warga Ulumbu lewat Air Bersih dan Pertanian

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR