TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Saham Perbankan Tekan Indeks di PT Bursa Efek Indonesia

Agus Haryanto
15 April 2026 | 16:23
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness –

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia ditutup melemah pada perdagangan Rabu (15/04/2026). Indeks terkoreksi 52,36 poin atau 0,68% ke level 7.623,58 setelah bergerak fluktuatif sepanjang sesi.

Aktivitas perdagangan tercatat cukup aktif dengan volume mencapai sekitar 33,13 miliar saham. Nilai transaksi harian berada di kisaran Rp13,63 triliun dengan frekuensi transaksi sekitar 2,01 juta kali hingga penutupan perdagangan.

Pergerakan saham menunjukkan mayoritas masih menguat, dengan sekitar 418 saham naik, 229 saham melemah, dan 168 saham stagnan.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi penekan utama indeks, khususnya sektor perbankan. Saham Bank Central Asia Tbk turun Rp150 ke level Rp6.600, Bank Rakyat Indonesia Tbk melemah Rp50 ke sekitar Rp3.410, Bank Mandiri Tbk turun Rp60 ke level Rp4.650, dan Bank Negara Indonesia Tbk terkoreksi Rp70 ke sekitar Rp3.670.

Di sisi lain, beberapa saham masih mampu menguat dan menahan penurunan lebih dalam. Saham Astra International Tbk naik Rp125 ke kisaran Rp6.275, Sinar Mas Multiartha Tbk menguat Rp425 ke sekitar Rp14.175, sementara United Tractors Tbk bergerak relatif stabil naik Rp25 ke kisaran Rp31.325. Saham Telkom Indonesia Tbk juga mengalami pelemahan tipis Rp10 ke sekitar Rp3.110.

Koreksi IHSG pada penutupan kali ini dipengaruhi aksi ambil untung setelah penguatan signifikan pada perdagangan sebelumnya. Tekanan jual terutama terjadi pada saham-saham perbankan yang memiliki bobot besar terhadap indeks sehingga berdampak langsung terhadap pergerakan IHSG secara keseluruhan.

Secara teknikal, IHSG saat ini masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan pullback sehat. Selama indeks mampu bertahan di atas level 7.600, peluang untuk kembali menguat masih terbuka. Namun jika tekanan berlanjut, indeks berpotensi bergerak terbatas dalam rentang konsolidasi jangka pendek di kisaran 7.500 hingga 7.700.

BACA JUGA:   Masih di Tren Positif, Berikut Proyeksi Saham Hari Ini

Data AI

Tags: ihsgindeks
Previous Post

Dari Strategi ke Dampak, Ini Cara PT DDPI Integrasikan CSR dan ESG Jadi Mesin Nilai Jangka Panjang

Next Post

Pameran Tekstil Terbesar Se-Asia Tenggara, Indo Intertex – Inatex 2026 Resmi Dibuka

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR