TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Progres 92%, Bendungan Mbay Siap Perkuat Ketahanan Air dan Pangan di NTT

Albarsyah
24 April 2026 | 09:45
rubrik: Business Info
Progres 92%, Bendungan Mbay Siap Perkuat Ketahanan Air dan Pangan di NTT

Jakarta, TopBusiness – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penyelesaian pembangunan Bendungan Mbay di Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga 31 Maret 2026, progres fisik kumulatif telah mencapai 92,12%. Bendungan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan air sekaligus mendukung produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pentingnya infrastruktur sumber daya air dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kita sepakat bahwa infrastruktur sumber daya air sangat penting untuk mencapai swasembada pangan. Salah satu contohnya adalah pembangunan bendungan yang kemudian disalurkan melalui sistem irigasi primer, sekunder, hingga tersier langsung ke lahan pertanian,” kata Menteri Dody.

Bendungan Mbay dirancang memiliki kapasitas tampung sebesar 51,74 juta m³. Infrastruktur ini akan meningkatkan layanan irigasi hingga 5.899 hektare, menyediakan air baku sebesar 0,21 m3/detik, serta berpotensi mereduksi banjir 283,33 m3/detik.

Pembangunan Bendungan Mbay dilaksanakan melalui dua paket konstruksi dan satu paket supervisi yang saat ini berjalan secara paralel. Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan bendungan utama, jalan akses, relokasi jalan nasional, serta fasilitas operasi dan pemeliharaan.

Selain konstruksi fisik, Kementerian PU juga terus mendorong penyelesaian pengadaan lahan secara bertahap melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan masyarakat, guna memastikan bendungan dapat berfungsi optimal saat mulai dioperasikan.

“Kita tidak hanya mengejar target, tapi juga menjaga kualitas dan kebermanfaatannya. Semua pekerjaan harus sesuai standar, sehingga bendungan ini benar-benar bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” kata Menteri Dody.

Dengan progres yang telah mendekati tahap akhir, Kementerian PU optimistis Bendungan Mbay dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan ketahanan air, mendukung produksi pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Timur.

BACA JUGA:   Kementerian PU Tegaskan Sikap Kooperatif dan Hormati Proses Hukum
Tags: Kementerian PU
Previous Post

Tren Kendaraan Listrik Meningkat, BlueCharge Perluas Jaringan Charging di Lokasi Publik Indonesia

Next Post

105 Jembatan Gantung Dibangun pada 2026, Akses Desa di 25 Provinsi Makin Terhubung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR