TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Badak NGL Perkuat Strategi CSR Berbasis ESG dan Standar Global

Agus Haryanto
28 April 2026 | 19:19
rubrik: Event
Badak NGL Perkuat Strategi CSR Berbasis ESG dan Standar Global

Jakarta, TopBusiness — PT Badak NGL terus memperkuat strategi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) dengan mengadopsi standar global dan pendekatan terukur. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap program memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat serta lingkungan.

Manager CSR & Relations PT Badak NGL, Putra Peni Luhur Wibowo, menjelaskan bahwa kebijakan CSR perusahaan mengacu pada prinsip United Nations Global Compact sebagai landasan utama. Dalam implementasinya, perusahaan juga menerapkan pendekatan continuous improvement melalui siklus manajemen Plan–Do–Check–Act (PDCA).

“Seluruh proses CSR dimulai dari komitmen pimpinan, dilanjutkan dengan evaluasi awal terhadap risiko dan peluang. Selanjutnya disusun perencanaan program yang terarah, diimplementasikan secara menyeluruh, kemudian dilakukan pemantauan dan pengukuran kinerja, hingga komunikasi yang transparan kepada seluruh pemangku kepentingan,” ujar Luhur dalam presentasi kepada Dewan Juri TOP CSR Awards 2026 secara daring, Selasa (28/04/2026).

Tampak hadir Ilham Ayuning Tanjung Sari selaku Specialist CSR & Comdev, lalu Fadlanur (Comdev Officer) dan Nadia Ayu Safitri (Comdev Officer).

Ia menegaskan bahwa pendekatan tersebut memastikan setiap program CSR berjalan secara sistematis, akuntabel, serta mampu menghasilkan dampak yang terukur.

Melalui strategi CSR berbasis ESG dan pendekatan yang selaras dengan standar internasional, Badak NGL optimistis dapat terus meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan. Perusahaan juga menegaskan perannya sebagai pelaku industri energi yang bertanggung jawab serta adaptif terhadap dinamika dan tantangan global.

Badak NGL terus memperkuat implementasi tanggung jawab sosial perusahaan melalui kebijakan dan strategi CSR yang terstruktur dan berkelanjutan. Hal ini disampaikan dalam materi “Kebijakan & Strategi CSR: Tata Kelola CSR” yang dipresentasikan dalam ajang TOP CSR Awards 2026.

Dalam paparan tersebut dijelaskan bahwa tata kelola CSR Badak NGL dibangun melalui enam tahapan utama yang saling terintegrasi, dimulai dari komitmen pimpinan hingga komunikasi kepada para pemangku kepentingan.

BACA JUGA:   Berkat Inovasi IT, Kinerja PDAM Klaten Tetap Optimal di Tengah Pandemi

Tahap pertama adalah berkomitmen, di mana komitmen pimpinan menjadi fondasi utama untuk membawa prinsip-prinsip Global Compact ke dalam strategi dan operasi perusahaan. Komitmen ini juga diwujudkan melalui tindakan nyata yang mendukung tujuan PBB (UN Goals) dengan cara yang transparan.

Selanjutnya, tahap kedua adalah penilaian evaluasi awal. Pada tahap ini, perusahaan melakukan penilaian terhadap risiko, peluang, dan dampak yang meliputi seluruh bidang Global Compact. Evaluasi ini menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan CSR yang tepat dan relevan.

Tahap ketiga yaitu perencanaan, dilakukan dengan mendefinisikan tujuan, strategi, dan program CSR secara jelas. Perencanaan ini menjadi pedoman dalam menjalankan berbagai inisiatif sosial dan lingkungan perusahaan agar lebih terarah dan efektif.

Memasuki tahap keempat, yaitu implementasi, Badak NGL mengimplementasikan kebijakan dan strategi CSR di seluruh lini perusahaan serta rantai nilainya. Implementasi ini memastikan bahwa program CSR tidak hanya menjadi konsep, tetapi benar-benar dijalankan secara nyata di lapangan.

Tahap kelima adalah pemantauan dan pengukuran. Dalam tahap ini, perusahaan mengukur dan memantau dampak serta kemajuan atau capaian terhadap tujuan yang telah ditetapkan. Monitoring ini penting untuk memastikan efektivitas program serta sebagai bahan evaluasi berkelanjutan.

Tahap terakhir yaitu komunikasi, di mana perusahaan mengkomunikasikan kemajuan yang telah dicapai serta melibatkan para pemangku kepentingan untuk mendorong perbaikan berkelanjutan. Komunikasi yang terbuka menjadi kunci dalam membangun kepercayaan dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Melalui enam tahapan tersebut, Badak NGL menunjukkan komitmennya dalam menerapkan tata kelola CSR yang sistematis, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan global.

Lebih lanjut, Luhur menyampaikan bahwa komitmen kepemimpinan menjadi fondasi utama dalam mengarahkan perusahaan sebagai entitas energi global yang berkelanjutan. Komitmen ini diwujudkan melalui tiga pilar utama, yakni ramah lingkungan, tanggung jawab sosial, serta tata kelola perusahaan yang baik.

BACA JUGA:   FOTO - Realisasi Program Sejuta Rumah telah Mencapai 1.105.707 Unit

Ketiga pilar tersebut dijalankan melalui kepatuhan terhadap regulasi, penerapan sistem manajemen terintegrasi, serta penguatan etika bisnis. Langkah ini sekaligus mendukung praktik ESG yang kini menjadi standar penting dalam industri energi global.

“Implementasi ESG di Badak NGL tidak berhenti pada tataran kebijakan. Manajemen terlibat aktif di setiap tahapan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi di lapangan. Kehadiran pimpinan secara langsung menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi sekaligus membangun hubungan dengan para pemangku kepentingan,” jelasnya.

Menurut Luhur, keterlibatan aktif manajemen juga menjadi kunci dalam memastikan nilai-nilai keberlanjutan terinternalisasi dalam budaya kerja perusahaan. Dengan demikian, pelaksanaan CSR tidak hanya bersifat administratif, tetapi menjadi bagian dari praktik bisnis sehari-hari.

Komitmen terhadap keberlanjutan terus diperkuat oleh PT Badak NGL melalui kebijakan dan strategi Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada kepemimpinan serta tata kelola perusahaan. Dalam ajang TOP CSR Awards 2026, perusahaan energi ini menegaskan ambisinya untuk menjadi perusahaan global terkemuka dengan reputasi unggul, sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Dokumen “Kebijakan & Strategi CSR: Fokus 1 – Leadership & Tata Kelola” menampilkan arah kebijakan perusahaan di bawah kepemimpinan Presiden Direktur & CEO Achmad Khoiruddin serta Director & COO Feri Sulistyo Nugroho.

Dalam strategi tersebut, Badak NGL menempatkan keberlanjutan sebagai fondasi utama operasional bisnis. Perusahaan tidak hanya berorientasi pada kinerja finansial, tetapi juga menekankan tanggung jawab lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sebagai pilar penting dalam pertumbuhan jangka panjang.

Tiga Pilar Utama CSR

Badak NGL merumuskan tiga fokus utama dalam implementasi CSR yang menjadi landasan menuju pengakuan global.

Pertama, sebagai perusahaan ramah lingkungan (Environmentally Friendly Company).

BACA JUGA:   Ciptakan Business Partner Sejati, Pengembangan HC Hutama Karya Menuju Agile Organization

Badak NGL berkomitmen menyediakan dan mendukung akses energi, termasuk pengembangan energi baru dan terbarukan. Perusahaan juga aktif dalam agenda transisi iklim dengan menitikberatkan mitigasi perubahan iklim serta penerapan sistem manajemen lingkungan di seluruh lini operasional.

Kedua, sebagai perusahaan yang bertanggung jawab sosial (Societal Responsible Company).

Komitmen sosial diwujudkan melalui penerapan standar tinggi dalam aspek kesehatan dan keselamatan kerja, serta penghormatan terhadap masyarakat sekitar. Badak NGL juga mendorong pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan, termasuk pengembangan sumber daya manusia, keberagaman, serta penghormatan terhadap prinsip hak asasi manusia.

Ketiga, penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Governance Company).

Perusahaan memastikan kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku, sekaligus menjunjung tinggi prinsip tata kelola yang transparan dan akuntabel. Praktik anti-korupsi dan integritas menjadi bagian tak terpisahkan dalam menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.

Keberhasilan implementasi CSR di Badak NGL tidak terlepas dari peran kepemimpinan yang kuat. Direksi perusahaan secara aktif menetapkan kebijakan keberlanjutan yang terintegrasi dengan strategi bisnis.

Dengan strategi yang terstruktur dan komprehensif, Badak NGL optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai perusahaan energi global yang berdaya saing tinggi. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Melalui integrasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola, Badak NGL tidak hanya membangun reputasi perusahaan, tetapi juga menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Ke depan, konsistensi dalam implementasi strategi CSR ini diharapkan mampu membawa Badak NGL meraih pengakuan internasional sebagai perusahaan yang tidak hanya unggul secara bisnis, tetapi juga bertanggung jawab terhadap masa depan bumi dan masyarakat.

Previous Post

CBUT Catatkan Laba Bersih Rp45,97 Miliar di Kuartal I

Next Post

Dony Oskaria Dorong Penguatan Ketahanan Pangan, Energi, dan SDM melalui Program Terintegrasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR