TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

WIKA Beton Perkuat Roadmap Dekarbonisasi Berbasis Kerangka SBTi

Albarsyah
1 May 2026 | 13:09
rubrik: BUMN
WIKA Beton Perkuat Roadmap Dekarbonisasi Berbasis Kerangka SBTi

Jakarta, TopBusiness — PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) memperkuat komitmen keberlanjutan melalui pengembangan roadmap dekarbonisasi yang mengacu pada kerangka Science Based Targets initiative (SBTi). Langkah ini menjadi bagian dari upaya Perusahaan dalam menyusun target penurunan emisi yang lebih terukur, berbasis data, dan sejalan dengan praktik keberlanjutan global.

Inisiatif tersebut diawali dengan kegiatan “Kick-Off Meeting Development of GHG Emissions Inventory, SBTi Target Alignment and Roadmap NZE” yang diselenggarakan di Tamansari Hive Office, Jakarta, pada 29 April 2026. Bekerja sama dengan PT Bumi Global Karbon (BGK), program ini difokuskan pada pengembangan inventarisasi emisi gas rumah kaca, penyelarasan target dekarbonisasi, serta penyusunan roadmap menuju Net Zero Emission (NZE) secara bertahap dan terstruktur.

Direktur Teknik & Produksi sekaligus Chief of Sustainability Officer WIKA Beton, Verly Widiantoro, menyampaikan bahwa integrasi aspek keberlanjutan ke dalam rantai pasok dan operasional perusahaan menjadi salah satu prioritas utama dalam memperkuat daya saing bisnis ke depan. “Penyusunan target penurunan emisi yang mengacu pada kerangka SBTi merupakan langkah strategis untuk memastikan arah dekarbonisasi perusahaan semakin terukur, applicable, dan achievable. Melalui inisiatif ini, WIKA Beton ingin memastikan setiap lini operasional dapat berkontribusi terhadap efisiensi, pengurangan dampak lingkungan, dan penciptaan nilai jangka panjang,” ujarnya.

Program ini juga menjadi bagian dari penguatan kesiapan WIKA Beton dalam menghadapi perkembangan standar pelaporan keberlanjutan global, termasuk pelaporan berbasis IFRS S1 dan IFRS S2. Dengan memperkuat inventarisasi emisi dan roadmap dekarbonisasi, Perusahaan dapat meningkatkan transparansi pengungkapan strategi iklim, memperkuat tata kelola ESG, serta memitigasi risiko iklim secara lebih sistematis.

Direktur BGK, Lydiawati, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan langkah penting bagi perusahaan di Indonesia yang mulai mengintegrasikan pendekatan berbasis sains ke dalam strategi dekarbonisasi. “Pengembangan roadmap NZE yang mengacu pada kerangka SBTi akan membantu perusahaan membangun peta jalan dekarbonisasi yang lebih terarah, berbasis data, dan dapat diimplementasikan secara bertahap sesuai kondisi bisnis perusahaan,” ungkapnya.

BACA JUGA:   KAN Serahkan Sertifikat Akreditasi ke SUCOFINDO

Melalui inisiatif ini, WIKA Beton menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat praktik bisnis yang berkelanjutan dan rendah emisi. Strategi dekarbonisasi tersebut diharapkan menjadi salah satu pilar penting dalam penciptaan nilai jangka panjang bagi pelanggan, investor, mitra kerja, dan seluruh pemangku kepentingan. Sebagai bagian dari ekosistem Danantara dan BUMN, WIKA Beton berkomitmen untuk terus mendorong transformasi menuju industri beton yang lebih rendah karbon, transparan, dan berdaya saing global.

Tags: wika betonWTON
Previous Post

Bangga Karya Lokal, Hutama Karya Perkuat Daya Saing UMKM melalui Bazar HUT ke-65

Next Post

WIKA Beton Raih Penghargaan Transparansi Emisi 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR