Jakarta, TopBusiness – PT Indonesian Paradise Property Tbk (IDX: INPP) akan mulai mengoperasikan proyek 23 Semarang Shopping Center pada kuartal II 2026. Pengoperasian pusat perbelanjaan ini diharapkan memperkuat kontribusi pendapatan berulang (recurring income), khususnya dari segmen komersial.
Langkah tersebut sejalan dengan strategi perseroan yang fokus mengembangkan aset berbasis recurring income guna menjaga stabilitas arus kas dan kualitas pendapatan di tengah dinamika industri properti.
Presiden Direktur & CEO INPP, Anthony P. Susilo, mengatakan perseroan terus mengarahkan ekspansi secara terukur untuk menciptakan nilai jangka panjang. “Kami tidak sekadar mengembangkan properti, tetapi menghadirkan aset berkelanjutan yang mampu menciptakan nilai jangka panjang melalui pendapatan berulang,” ujar Anthony dalam keterangannya yang dikutip Selasa (5/5/2026).
Pada 2026, INPP menargetkan kontribusi recurring income tetap berada di kisaran 70%, didukung oleh portofolio aset strategis serta tambahan proyek baru, termasuk 23 Semarang Shopping Center.
Dari sisi kinerja, pada kuartal I 2026 INPP membukukan pendapatan sebesar Rp326,90 miliar, tumbuh 14% secara tahunan (year-on-year/YoY). Segmen komersial menjadi kontributor terbesar dengan pendapatan Rp157,14 miliar atau naik 19% YoY, diikuti segmen perhotelan Rp135,50 miliar atau tumbuh 4% YoY, serta penjualan properti Rp34,26 miliar atau melonjak 38% YoY.
Perseroan juga mencatat laba bersih Rp44,07 miliar pada periode tersebut, berbalik dari rugi bersih Rp132,87 miliar pada kuartal I 2025. Kinerja ini ditopang pertumbuhan organik, terutama dari segmen komersial yang sebelumnya diperkuat oleh ekspansi 23 Paskal Shopping Center di Bandung.
Selain itu, EBITDA INPP meningkat 20% menjadi Rp100,67 miliar dari Rp83,95 miliar pada periode yang sama tahun lalu, mencerminkan penguatan fundamental bisnis dan efisiensi operasional.
Selain proyek di Semarang, INPP juga melanjutkan pengembangan proyek mixed-use 88 Plaza di Balikpapan. Pembangunan tahap awal telah dimulai sejak akhir Januari 2026, disertai proses pre-sales yang mencatat minat pasar yang positif.
Ke depan, perseroan menyiapkan sejumlah proyek dalam pipeline, seperti Antasari Place Tower 2 dan lanjutan pengembangan 88 Plaza, guna menjaga pertumbuhan berkelanjutan.
Anthony menambahkan, ekspansi terukur akan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas recurring income. “Kami optimistis dapat mempertahankan kinerja yang solid dan berkelanjutan ke depan,” katanya.
