TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Petrokimia Gresik Siapkan 219.648 Ton Pupuk Subsidi untuk Musim Tanam Ini

Nurdian Akhmad
13 May 2026 | 11:38
rubrik: Business Info
VIDEO – Pemerintah Siapkan Empat Skema Insentif bagi Petani dan Nelayan

Sumber Foto: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Petrokimia Gresik menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 219.648 ton untuk menghadapi musim tanam April–September 2026 di tengah dinamika global yang memengaruhi rantai pasok bahan baku industri pupuk dunia.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengatakan, perseroan terus mengantisipasi potensi gangguan rantai pasok global guna menjaga keberlanjutan produksi dan memastikan ketersediaan pupuk bagi petani tetap terjaga.

“Perubahan kondisi global dan potensi gangguan jalur logistik internasional menjadi perhatian industri pupuk dunia. Namun, Petrokimia Gresik tetap berupaya optimal dalam memproduksi pupuk sehingga ketersediaan pupuk bagi petani tetap terjaga,” ujar Daconi dalam keterangan resmi, Rabu (13/5/2026).

Menurut dia, Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga kontinuitas produksi sekaligus memastikan pupuk bersubsidi tersedia tepat waktu selama musim tanam berlangsung.

Langkah tersebut dilakukan melalui optimalisasi fasilitas produksi dan operasional perusahaan, penguatan stok pupuk bersubsidi, serta dukungan jaringan distribusi nasional Pupuk Indonesia Group.

Selain itu, perseroan memperkuat strategi pengadaan bahan baku melalui diversifikasi negara asal pasokan phosphate rock, potash, dan sulphur guna mengantisipasi risiko gangguan pasokan global.

Perusahaan juga mengoptimalkan pasokan sulphuric acid dari produksi dalam negeri, memperkuat kontrak pengadaan jangka panjang, serta mempercepat pengamanan stok bahan baku untuk kebutuhan enam hingga 12 bulan ke depan.

“Di sisi operasional, Petrokimia Gresik memastikan kesiapan fasilitas produksi dan operasional perusahaan agar produksi pupuk tetap berjalan optimal untuk mendukung kebutuhan musim tanam nasional,” kata Daconi.

Adapun hingga 10 Mei 2026, stok pupuk bersubsidi yang tersedia terdiri atas urea sebesar 32.054 ton, NPK Phonska 166.324 ton, Petroganik 16.611 ton, ZA 2.720 ton, dan SP-36 sebesar 1.939 ton.

BACA JUGA:   Petrokimia Gresik Perluas Jangkauan Program Makmur Jadi 132 Ribu Ha

Daconi memastikan seluruh stok tersebut telah tersedia pada jaringan distribusi Pupuk Indonesia dan siap disalurkan kepada penerima di PPTS (Penerima Pupuk pada Titik Serah) sesuai ketentuan yang berlaku.

“Petani tidak perlu khawatir, musim tanam April–September bisa dijalani dengan optimal,” ujarnya.

Di sisi lain, Daconi menilai penyederhanaan regulasi tata kelola pupuk bersubsidi turut mendukung kelancaran distribusi pupuk nasional. Pemerintah sebelumnya menyederhanakan 145 aturan menjadi satu regulasi induk melalui Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi yang kemudian disempurnakan melalui Perpres 113/2025.

Pemerintah juga menerbitkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2025 sebagai aturan pelaksanaannya.

Menurut Daconi, kebijakan tersebut membuat distribusi pupuk menjadi lebih efektif dan tepat waktu sehingga mendorong peningkatan realisasi penyaluran pupuk bersubsidi pada awal tahun.

Per 10 Mei 2026, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi nasional tercatat mencapai 3,46 juta ton atau 35% dari total alokasi tahun 2026 sebesar 9,85 juta ton. Realisasi tersebut meningkat 35% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain memastikan ketersediaan stok, Pupuk Indonesia Group juga memperketat pengawasan terhadap penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat kios resmi atau PPTS setelah pemerintah menurunkan HET pupuk bersubsidi sebesar 20%.

Daconi mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap program swasembada pangan nasional.

Dia juga mengimbau petani melakukan penebusan pupuk melalui PPTS atau kios resmi guna menghindari peredaran produk palsu yang ditawarkan dengan harga lebih murah.

“Petrokimia Gresik berkomitmen menjaga keberlangsungan produksi dan ketersediaan pupuk nasional di tengah tantangan global sehingga kebutuhan pupuk petani tetap terpenuhi,” tuturnya.

Tags: Musim tanamPT Petrokimia Gresikpupuk subsidi
Previous Post

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Next Post

Dewan Komisaris Hutama Karya Dorong Percepatan Penyelesaian Sekolah Rakyat Pandeglang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR