Jakarta, BusinessNews Indonesia – Bursa saham Indonesia awal pekan ini dibuka menguat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 9,31 poin atau 0,15% ke level 6.279,63.
Mengawali perdagangan, ada 20 saham menguat, 12 saham melemah, dan 13 saham stagnan. Pagi ini, transaksi perdagangan mencapai Rp14,29 miliar dari 4,46 juta lembar saham diperdagangkan.
Indeks LQ45 naik 2,83 poin atau 0,28% menjadi 1.025,47, Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,44 atau 0,34% ke 723,56, indeks IDX30 menguat 1,64 poin atau 0,29% ke 558,83 dan indeks MNC36 menguat 0,63 poin atau 0,18% ke 355,67.
Seluruh sektor penopang IHSG dibuka menguat. Aneka industri pagi ini pemimpin penguatan dengan kenaikan hingga 0,89%.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Indo Acidatama Tbk (SRSN) naik Rp15 atau 22,73% ke Rp81, saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) naik Rp50 atau 3,57% ke Rp1.450, dan saham PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) naik Rp10 atau 2,55% ke Rp402.
Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain Saham PT Himalaya Energi Perkasa TBk (HADE) turun Rp4 atau 7,14% ke Rp52, saham PT Primarindo Asia Infrastruktur Tbk (BIMA) turun Rp3 atau 3,45% ke Rp84 dan saham PT Express Trasindo Utama Tbk (TAXI) turun Rp4 atau 2,15% ke Rp182.
Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG akan menuju ke area support pada level 6.249 – 6.227 pada perdagangan hari ini. Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 6248.701 hingga 6227.075.
Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada level 6313.579 hingga 6356.831. Berdasarkan indikator daily, MACD membentuk pola golden cross di area negatif.
Namun, Stochastic dan RSI mulai bergerak menurun di area netral. Terlihat pola long black closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan indeks saham.
Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis27 berbalik ke zona merah dan turun 0,22% atau 1,24 poin ke 552,51 pada pukul 09.13 WIB, setelah dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,27% atau 1,48 poin di posisi 555,23.
Sementara itu, indeks saham lainnya di Asia Tenggara bergerak variatif pagi ini, dengan indeks FTSE Straits Time Singapura (-0,35%), indeks FTSE Malay KLCI (+0,06%), dan indeks PSEi Filipina (+0,16%).
Di Jepang, indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang masing-masing naik 0,15% dan 0,23%. Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,09%, sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong melorot 1,17%.
Dilansir Bloomberg, bursa Asia bergerak variatif pada perdagangan saat pedagang mencermati bahwa potensi kejatuhan akibat serangan yang dipimpin Amerika Serikat (AS) terhadap Suriah akhir pekan kemarin dapat terkendali.
