TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Selama Sepekan Terkoreksi 8,35%

Agus Haryanto
23 May 2026 | 06:14
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia atau BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan, selama sepekan periode 18—22 Mei 2026, terdapat pencatatan 2 Obligasi dan 1 Sukuk di BEI.

Pada Senin (18/5), Obligasi Berkelanjutan I TBS Energi Utama Tahap III Tahun 2026 oleh PT TBS Energi Utama Tbk mulai dicatatkan di BEI. Obligasi dicatatkan dengan  nominal sebesar Rp175 miliar dengan hasil pemeringkatan idA (Single A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam penerbitan ini.

Kemudian pada  Jumat (22/5), BEI mencatatkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Samudera Indonesia Tahap III Tahun 2026 yang diterbitkan oleh PT Samudera Indonesia Tbk serta Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap III Tahun 2026 yang diterbitkan oleh PT Energi Mega Persada Tbk. Sukuk dicatatkan dengan jumlah pokok sebesar Rp700 miliar dan memperoleh hasil pemeringkatan idA+(sy) (Single A Plus Syariah) dari PEFINDO, dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk bertindak sebagai Wali Amanat. Sementara itu, Obligasi dicatatkan dengan jumlah pokok sebesar Rp500 miliar dan memperoleh hasil pemeringkatan idA+ (Single A Plus) dari PEFINDO, dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2026 adalah 62 Emisi dari 41 Emiten senilai Rp67,84 Triliun. Total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 697 emisi dengan outstanding sebesar Rp569,01 triliun dan USD148,82 juta, diterbitkan oleh 135 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 188 seri dengan nilai nominal Rp6.803,28 Triliun dan USD352,10 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 7 emisi senilai Rp3,57 triliun.

BACA JUGA:   IHSG Diproyeksi Rebound, Enam Saham Ini Direkomendasikan

Sementara itu, data perdagangan saham di BEI selama periode 18—22 Mei 2026 menunjukkan beberapa aktivitas transaksi yang positif. Rata-rata nilai transaksi harian pekan ini meningkat 15,68% menjadi Rp21,77 triliun dari Rp18,82 triliun pada pekan sebelumnya.

Kenaikan juga tercermin pada rata-rata volume transaksi harian BEI yang naik sebesar 2,53% menjadi 36,67 miliar lembar saham dari 35,76 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. Di sisi lain, rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami perubahan sebesar 6,5% menjadi 2,37 juta kali transaksi dari 2,53 juta kali transaksi pada pekan lalu.

“Pergerakan IHSG selama sepekan turut terkoreksi sebesar 8,35% dan ditutup pada level 6.162,045 dari posisi 6.723,320 pada pekan sebelumnya,” kata Kautsar.

Selain itu, kapitalisasi pasar BEI tercatat berubah sebesar 10,07% menjadi Rp10.635 triliun dari Rp11.825 triliun pada pekan sebelumnya. Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp309,52 miliar dan sepanjang tahun 2026 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp41,63 triliun.

Tags: beiihsgJCI
Previous Post

BEI Perkuat Ketahanan Pasar dan Literasi Melalui Berbagai Inisiatif Strategis

Next Post

Cegah Mangkrak, Menteri Dody Kawal Langsung Pembangunan Sekolah Rakyat di Lapangan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR