Jakarta, TopBusiness – Di pasar saham, melalui PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta Composite Index (JCI) atau indeks harga saham gabungan diperkirakan naik hari ini.
Melalui laman website samuel.co.id, tim riset Samuel Sekuritas Indonesia pada Rabu (03/6/2026) menjelaskan bahwa JCI Diperkirakan Naik Hari Ini.
Pasar AS ditutup lebih tinggi pada hari Selasa (2 Juni): Dow +0,45%, S&P 500 +0,13%, dan Nasdaq +0,03%. Kemarin, Wall Street ditutup lebih tinggi karena antusiasme yang kuat terhadap kecerdasan buatan mengalahkan kekhawatiran atas ketegangan geopolitik. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun turun 0,8 bps menjadi 4,448%, sementara Indeks Dolar AS naik 0,10% menjadi 99,21.
Pasar komoditas sebagian besar ditutup lebih tinggi pada hari Selasa (2 Juni). Minyak mentah WTI naik 0,25% menjadi USD 93,31/bbl, minyak mentah Brent turun 1,04% menjadi USD 88,90/bbl, batu bara naik 0,71% menjadi USD 141,30/ton, dan emas naik 0,09% menjadi USD 4.488/oz.
Sebagian besar pasar Asia ditutup lebih tinggi pada hari Selasa (2 Juni): Hang Seng naik 2,52%, Nikkei turun 0,30%, dan Shanghai naik 0,43%.
JCI melonjak 1,11% menjadi 6.195,4, dengan penjualan bersih asing sebesar Rp 1.394,4 miliar; Rp -1.374 miliar di pasar reguler, dan Rp -20,4 miliar di pasar negosiasi. Arus keluar asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh TPIA (Rp 235,6 miliar), diikuti oleh ASII (Rp 228,6 miliar), dan BRPT (Rp 156 miliar). Arus masuk asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh ANTM (Rp 108,6 miliar), diikuti oleh CUAN (Rp 69,7 miliar), dan AMRT (Rp 68,6 miliar). Saham-saham dengan pergerakan utama tertinggi adalah BREN, AMMN, BBRI, sedangkan saham-saham dengan pergerakan tertinggal tertinggi adalah TLKM, DCII, SRAJ.
Pagi ini, Nikkei (+2,22%) dibuka lebih tinggi. “Hari ini, kami memperkirakan JCI akan naik karena sentimen positif dari pasar regional,” demikian isi riset.
