Jakarta, BusinessNews Indonesia – Sepanjang kuartal I 2018, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) meraih pendapatan Rp 5,74 triliun, naik 26,44% dibanding pendapatan periode sama tahun lalu sebesar Rp 4,54 triliun. Kenaikan pendapatan ini terutama didorong oleh peningkatan produksi serta harga batubara yang membaik di pasar dunia.
“Dari total penjualan tersebut, volume penjualan ekspor mendominasi pendapatan perusahaan sebesar 55% sementara penjualan ke dalam negeri mencapai 46%. Itu sudah di atas jumlah aturan DMO,” ujar Direktur Utama Bukit Asam Arviyan Arifin di Jakarta, Kamis (19/4/2018).
Selain itu, kenaikan pendapatan ini juga didorong oleh kenaikan harga jual rata-rata batu bara secara year on year menjadi Rp 892.243/ton di kuartal pertama tahun ini. Sedangkan di kuartal pertama tahun lalu sebesar Rp 814.073/ton.
Tak hanya pendapatan, laba bersih PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kuartal-I 2018 juga melesat naik 66,64% menjadi Rp 1,45 triliun. Pada kuartal I-2017, laba bersih perseroan tercatat Rp 870,82 miliar.
“Nilai laba per saham perusahaan juga mengalami kenaikan menjadi Rp 138 per saham, dari nilai laba per saham di periode yang sama tahun lalu senilai Rp 83 per saham,” kata Arviyan.
