Jakarta, TopBusiness – Transformasi BUMN yang terus berlangsung memerlukan dukungan tata kelola yang kuat, sistem pengawasan yang efektif, serta perencanaan program yang terukur dan berkelanjutan.
Dalam konteks tersebut, penguatan kelembagaan BP BUMN menjadi salah satu prasyarat penting untuk memastikan agenda transformasi, streamlining, serta pelaksanaan berbagai penugasan strategis pemerintah dapat berjalan secara optimal, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional.
Pada Selasa (10/6), Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI dengan agenda pembahasan RKA dan RKP BP BUMN Tahun 2027. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan program, dukungan anggaran, serta penguatan fungsi kelembagaan dalam mengawal transformasi BUMN ke depan.
Dalam rapat tersebut, BP BUMN memaparkan arah kebijakan, prioritas program, serta berbagai agenda strategis yang akan menjadi fokus pada tahun 2027. Sejumlah program yang disampaikan meliputi percepatan streamlining dan restrukturisasi BUMN, penguatan tata kelola dan sistem pengawasan, peningkatan nilai perusahaan, serta dukungan terhadap program prioritas pemerintah guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kami berkomitmen memastikan transformasi BUMN berjalan efektif, akuntabel, dan memberikan nilai tambah bagi negara serta masyarakat,” ujar Dony.
Selain itu, BP BUMN menegaskan pentingnya penguatan fungsi pengaturan dan pengawasan guna memastikan BUMN mampu menjalankan perannya secara profesional, transparan, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang. Melalui perencanaan yang terukur dan dukungan sumber daya yang memadai, transformasi BUMN diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Pembahasan juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, DPR, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung agenda transformasi BUMN. Kolaborasi yang kuat dinilai menjadi faktor penting untuk mempercepat implementasi berbagai program strategis sekaligus memperkuat kontribusi BUMN terhadap pembangunan nasional.
Melalui penyusunan RKA dan RKP Tahun 2027, BP BUMN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan efektivitas pengawasan, serta mendukung transformasi BUMN agar semakin kompetitif, berdaya saing global, dan mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.
