TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BEI Perkuat Kepemimpinan, Transparansi, dan Literasi untuk Mendorong Ketahanan Pasar Modal

Agus Haryanto
20 June 2026 | 06:14
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Pada Senin (15/6), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE) meluncurkan temuan awal Census on Women in Executive Leadership Team (ELT) in IDX200 Companies (2022–2025) di Main Hall BEI, Jakarta. Acara bertema “From Disclosure to Impact: Advancing Women’s Leadership in IDX200 Companies” ini dihadiri lebih dari 200 pemimpin perusahaan, regulator, dan pembuat kebijakan untuk membahas penguatan kesetaraan gender dalam kepemimpinan korporasi sebagai bagian dari agenda ESG. Seiring penguatan penerapan standar ESG oleh BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sensus ini diharapkan menjadi masukan bagi pengembangan kebijakan guna meningkatkan penerapan dan keterbukaan informasi terkait kesetaraan gender.

Demikian disampaikan Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, di Jakarta, Jumat (19/06/2026), sebagaimana dikutip dari idx.co.id.

Kemudian pada Rabu (17/6), BEI bersama OJK, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyelenggarakan dua forum strategis, yaitu “Diskusi Sinergi dalam Menjaga Stabilitas dan Resiliensi Pasar Modal Indonesia” dan “Capital Market Insight: Pengaturan Buyback dan Market Update” untuk membahas reformasi pasar modal, stabilitas pasar, dan pembaruan kebijakan buyback saham. Dalam forum tersebut, regulator dan SRO menyampaikan progres reformasi transparansi pasar, termasuk peningkatan batas free float menjadi 15%, keterbukaan data kepemilikan saham di atas 1%, serta High Shareholding Concentration (HSC) guna memperkuat kepercayaan investor. Di tengah ketidakpastian global, BEI menegaskan ketahanan pasar modal Indonesia yang tercermin dari rata-rata nilai transaksi harian sebesar Rp24,7 triliun, jumlah investor yang melampaui 28,3 juta, dan 80% emiten yang membukukan laba positif pada kuartal I-2026. Melalui forum tersebut, BEI juga mendorong pemanfaatan kebijakan buyback saham sebagai strategi untuk memperkuat nilai jangka panjang pemegang saham.

BACA JUGA:   Perkuat Literasi Keuangan di Pasar Modal, Atlet Penerima Emas Olimpiade Ini Sambangi BEI

Pada Kamis (18/6), BEI menjadi tuan rumah forum bertajuk “Strengthening Market Integrity: Towards a New Era of Ownership Transparency in the Capital Market” yang diselenggarakan oleh Koalisi Antikorupsi Indonesia (KAKI), Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD), dan Center for International Private Enterprise (CIPE) di Main Hall BEI. Penyelenggaraan forum ini merupakan bagian dari upaya memperkuat integritas dan transparansi guna mendukung terciptanya pasar modal Indonesia yang lebih kredibel dan berdaya saing. Selain itu, forum ini menekankan pentingnya transparansi kepemilikan (ownership transparency) dalam memperkuat integritas pasar modal, meningkatkan kepercayaan investor, serta mendorong penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

Selanjutnya pada Jumat (19/6), BEI meresmikan enam Galeri Investasi (GI) BEI baru di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebagai bagian dari upaya memperluas akses edukasi dan literasi pasar modal kepada masyarakat. Enam GI yang diresmikan meliputi

(1) GI BEI Universitas Anak Bangsa bersama PT RHB Sekuritas Indonesia,

(2) GI BEI SMAN 3 Pangkalpinang bersama PT MNC Sekuritas dan Universitas Pertiba,

(3) GI BEI SMKN 2 Pangkalpinang bersama PT MNC Sekuritas dan Universitas Pertiba,

(4) GI BEI SMKN 1 Pangkalan Baru bersama PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) dan STIE IBEK Pangkalpinang,

(5) GI BEI SMAN 1 Pangkalpinang bersama PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bangka Belitung, serta

(6) GI BEI SMAN 1 Namang bersama PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) dan Politeknik Belitung. Kehadiran enam GI baru ini menjadi wujud nyata komitmen BEI dalam mendekatkan pasar modal kepada masyarakat melalui sinergi antara dunia pendidikan, industri pasar modal, dan komunitas lokal.

Tags: bei
Previous Post

Kapitalisasi Pasar Bursa Naik Rp264 Triliun, IHSG Pimpin Penguatan Pekan Ini

Next Post

Kinerja BUMN di Bawah Danantara Lampaui Target 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR