Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi dibuka menguat 39,91 poin atau 0,65 persen ke posisi 6.217,05.
Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 4,74 poin atau 0,78 persen ke posisi 614,14.
Pada awal perdagangan, aktivitas investor terpantau positif dengan mayoritas saham bergerak di zona hijau. Sentimen pasar yang membaik mendorong aksi beli pada sejumlah saham berkapitalisasi besar sehingga menopang laju indeks sejak pembukaan.
Hingga beberapa menit setelah perdagangan dibuka, frekuensi transaksi tercatat sekitar 57 ribu kali dengan volume perdagangan mencapai sekitar 763 juta saham dan nilai transaksi sebesar Rp587 miliar.
Penguatan IHSG ditopang oleh kenaikan sejumlah saham unggulan. Saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) naik Rp90 menjadi Rp2.520 per saham dari sebelumnya Rp2.430 per saham. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menguat Rp80 menjadi Rp3.130 per saham dari posisi sebelumnya Rp3.050 per saham. Sementara itu, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) bertambah Rp50 menjadi Rp2.140 per saham dari sebelumnya Rp2.090 per saham.
Di sisi lain, beberapa saham masih mengalami tekanan. Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp110 menjadi Rp2.150 per saham dari sebelumnya Rp2.260 per saham. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) melemah Rp12 menjadi Rp420 per saham dari posisi sebelumnya Rp432 per saham. Sedangkan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) turun Rp20 menjadi Rp960 per saham dari sebelumnya Rp980 per saham.
Secara sektoral, penguatan dipimpin oleh sektor infrastruktur, energi, dan teknologi yang menjadi penopang utama pergerakan indeks. Pelaku pasar juga mencermati perkembangan sentimen global dan domestik yang berpotensi memengaruhi arah perdagangan sepanjang sesi berlangsung.
Dengan mayoritas indeks sektoral bergerak menguat dan minat beli yang masih terjaga, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan selama tidak terjadi tekanan jual yang signifikan pada saham-saham berkapitalisasi besar.
Data AI
