Jakarta, BusinessNews Indonesia- PP-Iptek merupakan wahana untuk pembelajaran sains dan teknologi bagi anak Indonesia dengan cara baik dan mudah. Dalam kegiatan Indonesia Science Day (ISD) 2018, PP Iptek menambah 2 wahana baru koleksinya, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta (20/4). Dengan penambahan dua wahana baru, Menristekdikti Mohamad Nasir berharap, pembelajaran anak Indonesia makin baik.
Dua wahana baruĀ tersebut adalah Stereo Visual dan Self Balancing Wheel. Wahana Stereo Visual merupakan wahana peragaan bertema penglihatan stereo manusia (stereo vision) yang bertujuan memberikan pengetahuan tentang teknologi visual. Wahana Stereo Visual terdiri dari 24 peragaan tentang prinsip penglihatan secara stereo dan prinsip animasi 2D hingga 4D.
Sementara wahana Self Balancing Wheel merupakan alat peraga transportasi personal beroda satu atau lebih dengan mengunakan teknologi elektronik pintar (smart) untuk mengatur kesetimbangan orang yang menaikinya. Wahana ini terdiri dari 5 peragaan dengan menggunakan sensor giroskop untuk membaca orientasi dan mengatur kesetimbangan.
Menristekdikti berharap wahana seperti PP-Iptek dikembangkan di seluruh wilayah Indonesia agar anak Indonesia bisa memahami ilmu pengetahuan dengan mudah. Menteri Nasir juga berencana melakukan revitalisasi PP-Iptek, karena wahana ini nantinya akan menjadi rujukan nasional di bidang taman sains.
Senentara itu, Direktur PP-IptekĀ Mochammad Syachrial Annas mengungkapkan, pengembangan Wahana Inovasi Indonesia bertujuan sebagai sumber belajar dan pemasyarakatan Iptek agar masyarakat mengetahui produk inovasi yang telah dikembangkan dan dimiliki oleh bangsa Indonesia.
“Selama ini promosi hasil inovasi Indonesia kurang terpromosikan secara luas kepada masyarakat sehingga masyarakat, khususnya generasi muda kurang memahami produk-produk teknologi buatan Indonesia sendiri,” ujarnya (Red)
