TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

RI Jangan Hanya Jadi Pasar Film Dunia

Achmad Adhito
30 June 2026 | 07:36
rubrik: Business Info
RI Jangan Hanya Jadi Pasar Film Dunia

Sumber Foto: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Industri film Indonesia mulai membangun fondasi baru di luar produksi dan distribusi film. Amar Bank bersama JAFF Market menggandeng Badan Perfilman Indonesia (BPI) dan enam asosiasi perfilman menandatangani nota kesepahaman dalam pengembangan kapasitas industri film lokal.

Dalam keterangan resmi yang diterima Redaksi Majalah TopBusiness (29/6/2026), dipaparkan bahwa kerjasama tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam peluncuran JAFF Market 2026 Powered by Amar Bank yang akan berlangsung pada 28–30 November 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta.

Selain BPI, kolaborasi juga melibatkan APROFI, IFDC, PILAR, INAFEd, ICS, dan ACI sebagai upaya membangun ekosistem perfilman yang lebih terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Dalam penandatanganan nota itu, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menilai kolaborasi lintas sektor merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan industri film nasional. “Kita tidak hanya ingin menjadi pasar bagi film-film dunia, tetapi juga memperkuat kapasitas produksi, distribusi, dan pembiayaan agar semakin banyak karya Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional,” kata dia.

Kementerian Kebudayaan terus mendukung JAFF Market sebagai wujud nyata komitmen negara dalam memerkuat ekosistem perfilman nasional. Hadirnya JAFF Market pun semakin strategis sebagai ruang kolaborasi yang produktif untuk memperkuat jejaring, membuka peluang baru, serta memperluas akses bagi karya dan talenta Indonesia di tingkat internasional. “Harapannya agar ekosistem perfilman Indonesia yang sedang tumbuh ini dapat berkembang secara inklusif dan berkelanjutan,” lanjut dia.

Presiden Direktur Amar Bank, Vishal Tulsian, menegaskan bahwa mendorong pertumbuhan sektor kreatif membutuhkan perubahan infrastruktur dalam akses pembiayaan.

JAFF Market telah secara konsisten membuktikan perannya sebagai hub yang kuat dalam membangun ekosistem yang terintegrasi bagi industri film dan kreatif. “Oleh karena itu, dukungan kami terhadap JAFF Market 2026 merupakan langkah untuk mendorong ekosistem multipemangku kepentingan, di mana kami mengajak para pembuat kebijakan dan pelaku industri untuk berkolaborasi dalam merancang layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan industri kreatif.”

BACA JUGA:   Pos Indonesia Perkenalkan NewPlatform Layanan Digital Kurir dan Jasa Keuangan

“Dengan bergerak menuju solusi yang selaras dengan model bisnis unik industri ini, kita dapat memastikan bahwa potensi kreatif dapat sepenuhnya ditransformasikan menjadi nilai ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Vishal.

Tags: Amar Bankfadli zonindustri film nasionalJAFF Market 2026
Previous Post

Hutama Karya Dampingi Kunjungan Dewan Komisaris Danantara Di Proyek IKN

Next Post

BEI Unsuspensi RGAS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR