Jakarta, BusinessNews Indonesia—Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) menyatakan akan segera menyiapkan memo policy kepada Presiden RI Joko Widodo terkait mendesaknya pemanfataan energi nuklir dalam program pembangunan pembangkit listrik.
Hal ini sebagai tindak lanjut atas hasil pertemuan sejumlah lembaga/badan dalam focus group discussion (FGD) bertema Peta Jalan PLTN Terintegrasi yang digelar di Denpasar pada pekan lalu.
Anggota KEIN RI sekaligus Ketua Kelompok Kerja Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) KEIN RI, Zulnahar Usman, mengatakan bahwa FGD di Bali menghasilkan rekomendasi kepada pihaknya agar dapat bersama-sama mendorong pengimplementasian pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) sebagai solusi energi di masa depan.
“Dalam waktu dekat ini, rekomendasi tersebut akan dibahas bersama dalam rapat pleno anggota KEIN sehingga bisa dirumuskan menjadi memo policy yang akan disampaikan kepada presiden,” kata dia di kantornya (24/4/2018).
Menurut dia, rekomendasi FGD berisi kesepakatan bersama antara para pakar dari sejumlah lembaga/badan bahwa energi nuklir sudah sangat diperlukan untuk menunjang perekonomian nasional.
“Kami mendukung kesepakatan bersama tersebut, dan akan melanjutkannya hingga dapat disampaikan ke presiden melalui memo policy. Saya optimistis akan direspons positif oleh presiden,” kata Zulnahar.
