TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Inpres Jalan Daerah 2025, Kementerian PU Perkuat Akses Distribusi Komoditas Ekspor Kayu Arang di Kotabaru

Albarsyah
9 July 2026 | 20:19
rubrik: Business Info
Inpres Jalan Daerah 2025, Kementerian PU Perkuat Akses Distribusi Komoditas Ekspor Kayu Arang di Kotabaru

Jakarta, TopBusiness – Upaya pemerintah pusat memperkuat konektivitas di daerah terus memberikan dampak nyata bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

Melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD), Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menangani Ruas Jalan Tanjung Serdang–Lontar di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, sehingga akses masyarakat dan distribusi komoditas unggulan daerah menjadi semakin lancar.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, melalui Program Inpres Jalan Daerah, pemerintah memastikan rantai pasok pangan maupun komoditas strategis daerah dapat berjalan lebih efisien dengan menghubungkan langsung wilayah produksi menuju pusat distribusi dan pasar.

“Melalui Program Inpres Jalan Daerah ini, pemerintah memastikan rantai pasok pangan berjalan lancar dari hulu hingga hilir serta menghubungkan langsung wilayah sentra produksi menuju pasar-pasar konsumsi secara jauh lebih efisien dan berkelanjutan. Dampaknya akan langsung terasa di lapangan, waktu tempuh distribusi menjadi lebih singkat, biaya angkut logistik dapat ditekan, serta risiko kerusakan hasil panen selama perjalanan dapat diminimalkan,” kata Menteri Dody.

Ruas jalan Tanjung Serdang–Lontar menjadi jalur vital bagi distribusi komoditas ekspor kayu arang yang diproduksi masyarakat Desa Tanjung Lalak Utara. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, proses pengangkutan hasil produksi kayu arang menuju pelabuhan menjadi lebih cepat, sehingga biaya logistik dapat ditekan dan daya saing komoditas ekspor daerah semakin meningkat.

Jalan Tanjung Serdang–Lontar terhubung dengan berbagai simpul transportasi strategis, antara lain Pelabuhan Tanjung Serdang (ASDP), Pelabuhan dan Bandara PT Indonesia Bulk Terminal, Bandara Gusti Syamsir Alam, Terminal Lontar, dan Dermaga Penyeberangan Tanjung Lalak. Ruas ini juga menjadi akses utama yang menghubungkan lima kecamatan, yakni Pulau Laut Selatan, Pulau Laut Kepulauan, Pulau Laut Tanjung Selayar, Pulau Laut Barat, dan Pulau Laut Tengah menuju ibu kota Kabupaten Kotabaru.

BACA JUGA:   Humas Diprediksi Kian Andalkan Teknologi Data

Selain itu, keberadaan Jalan Tanjung Serdang–Lontar juga dapat mendukung aktivitas sektor perkebunan, sentra perikanan di wilayah Pulau Laut, dan pertambangan yang menjadi penggerak ekonomi Kabupaten Kotabaru. Perbaikan jalan Tanjung Serdang–Lontar turut membuka akses yang lebih nyaman menuju berbagai destinasi wisata unggulan seperti Pantai Teluk Tamiang, Pantai Teluk Kemuning, Pantai Teluk Aru yang dikenal sebagai lokasi penyelenggaraan Katir Race dan Pesta Laut, Pantai Nusa Dua, Pantai Sebanti, hingga Pantai Teluk Jagung.

Penanganan Ruas Jalan Tanjung Serdang–Lontar dilaksanakan Kementerian PU melalui Program Inpres Jalan Daerah Tahun 2025 dengan anggaran APBN sebesar Rp23,74 miliar. Pekerjaan konstruksi jalan meliputi perkerasan permukaan jalan menggunakan Lataston Lapis Aus (HRS-WC) sepanjang 4,50 kilometer dengan lebar 6 meter.

Pemanfaatan lapisan aspal HRS-WC memilki berbagai keunggulan di antaranya permukaan jalan yang mulus untuk kenyamanan berkendara, kedap air serta daya tahan yang sangat baik terhadap gesekan dan cuaca. Jalan yang lebih mantap tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mempercepat akses menuju layanan kesehatan, pendidikan, transportasi, hingga pusat-pusat kegiatan ekonomi,

Pelaksanaan penanganan ruas jalan ini merupakan hasil sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas PUPR mendukung kesiapan lahan serta penyediaan Detail Engineering Design (DED), sehingga pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan dengan baik.

Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah dalam Mendukung Swasembada Pangan dan Energi, sebagai wujud komitmen pemerintah menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, memperkuat konektivitas wilayah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Tags: Kementerian PU
Previous Post

D-8 Halal Expo Indonesia Dorong D-8 Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Halal Global

Next Post

Danantara Dorong Kepercayaan Global pada Perekonomian Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR