TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Dibuka Menguat, Sentimen Positif Warnai Perdagangan Awal

Agus Haryanto
16 July 2026 | 09:30
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia memulai perdagangan Kamis (16/7/2026) di zona hijau. Pada sesi awal perdagangan, IHSG menguat 0,28% atau naik sekitar 16,96 poin ke level 6.058,63, setelah sebelumnya ditutup di kisaran 6.041,67.

Penguatan tersebut mencerminkan optimisme pelaku pasar yang kembali melakukan aksi beli pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. Meski demikian, aktivitas transaksi masih tergolong moderat karena investor masih mencermati perkembangan sentimen global maupun domestik.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga perdagangan pagi ini total volume transaksi mencapai 1,13 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp351,2 miliar. Frekuensi transaksi menunjukkan aktivitas pasar yang cukup aktif pada awal sesi.

Dari sisi pergerakan saham, terdapat 226 saham menguat, 148 saham melemah, dan 269 saham bergerak stagnan. Komposisi tersebut menunjukkan tekanan beli masih lebih dominan dibandingkan aksi jual, sehingga menopang pergerakan IHSG di zona positif.

Secara teknikal, keberhasilan IHSG bertahan di atas level psikologis 6.050 menjadi sinyal positif bagi pergerakan indeks dalam jangka pendek. Jika momentum beli terus berlanjut, IHSG berpeluang menguji area resistance di kisaran 6.080–6.100.

Sebaliknya, apabila terjadi aksi ambil untung (profit taking), indeks diperkirakan akan memperoleh penopang kuat pada area support 6.020–6.000. Selama IHSG masih bertahan di atas level tersebut, tren pemulihan dinilai masih terjaga.

Pelaku pasar diperkirakan akan tetap mencermati sejumlah sentimen, antara lain perkembangan ekonomi global, arah kebijakan suku bunga bank sentral utama dunia, pergerakan nilai tukar rupiah, serta rilis kinerja keuangan emiten yang mulai memasuki musim laporan semester pertama 2026.

Di sisi domestik, minat beli terhadap saham-saham berkapitalisasi besar diperkirakan masih menjadi penopang utama pergerakan IHSG. Namun, volatilitas tetap berpotensi meningkat seiring investor melakukan rotasi sektor dan menunggu katalis baru.

BACA JUGA:   Paru-paru Baru Makasar di Kampus Unhas

Secara keseluruhan, penguatan IHSG pada pembukaan perdagangan mencerminkan kepercayaan investor yang mulai membaik. Meskipun nilai transaksi masih relatif terbatas, dominasi saham yang menguat menunjukkan peluang bagi indeks untuk melanjutkan penguatan sepanjang sesi, selama tidak muncul sentimen negatif yang signifikan dari pasar global maupun domestik.

Data AI

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Kini Normal, Ini Musabab Permintaan BBM Melonjak di Medan

Next Post

Dukung Pusat Ekonomi Baru, WIKA Beton Pasok Ratusan Tiang Pancang Raksasa untuk Pelabuhan Luwu Timur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR