TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Inilah Pendorong Kenaikan Aktivitas Dunia Usaha

Achmad Adhito
17 July 2026 | 10:57
rubrik: Ekonomi
Mei: Penumpang Pesawat Domestik Turun 9,36%

Foto: Dhi/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness—Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan kinerja kegiatan dunia usaha meningkat pada triwulan II 2026. Hal ini tecermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 12,97%, lebih tinggi dibandingkan dengan SBT pada triwulan sebelumnya sebesar 10,11%.

Hal ini dipaparkan oleh Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso, hari ini dalam keterangan tertulis untuk wartawan.

Meningkatnya kegiatan usaha tersebut didorong oleh kenaikan kinerja mayoritas Lapangan Usaha (LU) utama, antara lain LU Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, LU Konstruksi, dan LU Pertambangan dan Penggalian sejalan dengan aktivitas usahanya. Serta LU Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sejalan dengan permintaan terjaga pada rangkaian periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan high season liburan sekolah pada triwulan II 2026.

Kapasitas produksi terpakai pada triwulan II 2026 tercatat sebesar 73,80%, meningkat dibandingkan dengan realisasi pada triwulan I 2026 sebesar 73,33%. Peningkatan tersebut terutama ditopang oleh LU Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, LU Pertambangan dan Penggalian, dan LU Pengadaan Listrik.

“Sementara itu, kondisi keuangan dunia usaha secara umum tetap baik pada aspek Likuiditas maupun Rentabilitas, dengan akses kredit yang tetap mudah,” kata Ramdan.

Triwulan III

Responden memprakirakan kegiatan usaha pada triwulan III 2026 terjaga dengan SBT sebesar 11,75%. Kinerja lapangan usaha yang diprakirakan meningkat terutama pada LU Industri Pengolahan, LU Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Motor sejalan dengan prakiraan terjaganya permintaan masyarakat, serta LU Konstruksi seiring dengan berlanjutnya pengerjaan sejumlah proyek pemerintah dan swasta.

Selain itu, kinerja kegiatan usaha pada LU Pertambangan dan Penggalian juga diprakirakan meningkat. Hal ini dipengaruhi oleh penurunan curah hujan sehingga mendorong kenaikan aktivitas pertambangan.

BACA JUGA:   Menkeu Klaim Sudah Kerja Keras Jaga Stabilitas Rupiah
Tags: bank indonesiasurvei dunia usaha
Previous Post

Perkuat Pemberdayaan Ekonomi, Menkeu Buka Pasar Rakyat UMi 2026

Next Post

Kesiapan Pembayaran Obligasi Berkelanjutan II Sarana Multi Infrastruktur Tahap III Tahun 2019 Seri D

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR