TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Gerak Cepat Tangani Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Aek Sigala-gala di Tapanuli Tengah

Albarsyah
20 July 2026 | 09:58
rubrik: Business Info
Gerak Cepat Tangani Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Aek Sigala-gala di Tapanuli Tengah

Jakarta, TopBusiness – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani dampak banjir yang terjadi di kawasan Sungai Aek Sigala-gala, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, menyusul hujan dengan intensitas sangat lebat yang mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu (18/7/2026). Penanganan darurat difokuskan pada pemulihan akses masyarakat dan perbaikan tanggul yang jebol agar aliran sungai kembali terkendali.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan kesiapsiagaan infrastruktur dan sumber daya Kementerian PU menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan bencana di berbagai daerah.

“Kementerian PU mengerahkan personel dan peralatan agar dampak bencana terhadap masyarakat dapat diminimalkan. Prioritas utama adalah memulihkan akses masyarakat, memperbaiki tanggul yang jebol, dan memastikan aliran sungai kembali lancar sehingga risiko banjir susulan dapat ditekan,” kata Menteri Dody dalam rilis PU.

Berdasarkan laporan di lapangan, hujan dengan intensitas sangat lebat terjadi mulai sekitar pukul 13.00 hingga 17.00 WIB atau berlangsung sekitar empat jam. Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit Sungai Aek Sigala-gala meningkat drastis hingga melampaui kapasitas sungai.

Besarnya debit air mengakibatkan air meluap melewati tanggul sungai yang memiliki ketinggian sekitar empat meter. Luapan tersebut kemudian menggerus badan tanggul hingga akhirnya menyebabkan tanggul jebol.

Akibat jebolnya tanggul, permukiman warga di sekitar lokasi terdampak banjir dengan ketinggian genangan berkisar antara 50 hingga 150 sentimeter. Selain itu, akses menuju Jembatan Sigala-gala juga terputus karena oprit jembatan mengalami kerusakan.

Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air segera melakukan penanganan darurat dengan mengerahkan dua unit alat berat untuk memperbaiki oprit jembatan sehingga dapat dilalui alat berat menuju lokasi tanggul yang jebol. Setelah akses terbuka, pada malam hari penanganan difokuskan pada penutupan tanggul yang jebol agar aliran sungai kembali terkendali.

BACA JUGA:   Upacara Hari Bakti PU ke-79, Menteri Dody Tekankan Kolaborasi untuk Gapai Quick Wins Pembangunan Infrastruktur

Selanjutnya, Kementerian PU juga akan melakukan pengangkatan sedimen di Sungai Aek Sigala-gala menggunakan empat unit alat berat. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas aliran sungai sehingga mampu mengurangi risiko luapan apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Hingga Sabtu malam, kondisi banjir dilaporkan telah berangsur surut. Hujan di lokasi masih berlangsung dengan intensitas gerimis, sementara sisa genangan 20 cm terus mengalir ke Sungai Tukka. Kementerian PU akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal dan masyarakat dapat segera kembali beraktivitas dengan aman.

Tags: Kementerian PUKementerian PUPR
Previous Post

IHSG Mengawali Perdagangan Pekan Ini di Zona Hijau

Next Post

Dirut ARTI Meninggal Dunia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR