TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Diperkirakan Melanjutkan Penguatan Seiring Sentimen Positif Global

Agus Haryanto
22 July 2026 | 08:14
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (22/7/2026), didukung sentimen positif dari pasar global dan regional.

Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia dalam kajiannya menyebutkan, pasar saham Amerika Serikat ditutup menguat pada Selasa (21/7). Indeks Dow Jones naik 0,74 persen, S&P 500 menguat 0,89 persen, dan Nasdaq melonjak 1,29 persen.

Penguatan pasar saham AS terutama ditopang oleh rebound yang kuat pada saham-saham sektor semikonduktor dan kecerdasan buatan (AI) setelah mengalami tekanan pada pekan sebelumnya. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 0,79 persen menjadi 4,628 persen, sedangkan Indeks Dolar AS menguat 0,22 persen ke level 101,17.

Di pasar komoditas, mayoritas harga juga ditutup menguat. Minyak mentah WTI naik 2,02 persen menjadi 84,91 dolar AS per barel, Brent meningkat 2,01 persen menjadi 91,01 dolar AS per barel, batu bara naik 0,56 persen menjadi 134,50 dolar AS per ton, dan emas menguat 1,72 persen menjadi 4.077 dolar AS per ons. Sementara itu, minyak sawit mentah (CPO) terkoreksi 0,71 persen menjadi 4.610 ringgit Malaysia per ton.

Di kawasan Asia, mayoritas bursa juga berakhir di zona hijau pada Selasa (21/7). Indeks Hang Seng melemah tipis 0,04 persen, Nikkei melonjak 3,26 persen, sedangkan Shanghai menguat 1,79 persen.

IHSG sendiri ditutup naik 1,74 persen ke level 6.340,02. Investor asing membukukan beli bersih sebesar Rp30,8 miliar, yang terdiri atas beli bersih Rp359,9 miliar di pasar reguler dan jual bersih Rp329,1 miliar di pasar negosiasi.

Pada pasar reguler, aksi jual bersih asing terbesar terjadi pada saham ASII senilai Rp61,3 miliar, BUMI sebesar Rp51,9 miliar, dan AMMN sebesar Rp48,3 miliar. Sebaliknya, aksi beli bersih terbesar tercatat pada saham DSSA senilai Rp263,6 miliar, ANTM sebesar Rp91,7 miliar, dan PTRO sebesar Rp80,7 miliar.

BACA JUGA:   Akhir Pekan, IHSG Diperkirakan Menguat

Saham-saham yang menjadi pendorong utama penguatan IHSG adalah AMMN, DSSA, dan BBRI. Adapun saham yang menjadi penekan indeks antara lain KLBF, FILM, dan HEAL.

Pada perdagangan Rabu pagi, bursa Asia kembali menunjukkan kinerja positif. Indeks KOSPI dibuka menguat 5,87 persen, sementara Nikkei naik 1,75 persen.

Dengan dukungan sentimen positif dari pasar global dan regional, tim riset Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatannya pada perdagangan hari ini.

Tags: JCI
Previous Post

Jubir Kemenperin: Samwon Indonesia Tak Semuanya Stop Operasi

Next Post

Laba Lampaui Target, Kontrak Baru Hutama Karya Naik 22 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR