TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Penyaluran Kredit Tumbuh 37,4%, Bank Saqu Catatkan 3,8 Juta Nasabah hingga Paruh Pertama

Busthomi
24 July 2026 | 15:31
rubrik: Finance
Penyaluran Kredit Tumbuh 37,4%, Bank Saqu Catatkan 3,8 Juta Nasabah hingga Paruh Pertama

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Bank Saqu, layanan perbankan milik Astra Financial dan WeLab, terus menunjukkan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan seiring meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap berbagai solusi finansial yang dihadirkan. Bank Saqu percaya setiap perjalanan besar selalu dimulai dari langkah kecil.

Karena itu, Bank Saqu ingin terus hadir sebagai mitra yang #SelaluBersama menemani perjalanan finansial dan usaha nasabah, mulai dari membangun kebiasaan menabung, mengelola arus kas usaha, hingga mengembangkan bisnis dari kecil hingga tumbuh besar.

Hingga pertengahan tahun 2026 (data per Juni 2026), Bank Saqu berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp8,9 triliun sebagai wujud kepercayaan nasabah terhadap berbagai solusi finansial yang dihadirkan. Seiring dengan itu, penyaluran kredit tumbuh 37,4% secara tahunan (YoY) menjadi Rp8,6 triliun.

Penyaluran kredit tersebut ditopang oleh segmen Bank Saqu Bisnis dan Digital serta didukung oleh kepercayaan lebih dari 3,8 juta nasabah yang memanfaatkan Bank Saqu sebagai mitra finansial untuk mendukung aktivitas usaha dan kebutuhan finansial sehari-hari.

Leka Madiadipoera, Plt. Presiden Direktur Bank Saqu mengatakan dalam keterangan resmi yang diterima media, Jumat (24/7/2026), “Kami melihat pertumbuhan ini sebagai wujud kepercayaan masyarakat akan solusi keuangan yang praktis, relevan, dan mampu mendukung berbagai tujuan finansial, baik untuk kebutuhan pribadi maupun pengembangan usaha.”

“Kepercayaan tersebut menjadi fondasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan yang memberikan nilai tambah bagi nasabah,” imbuhnya.

Bank Saqu bukan hanya menyediakan produk perbankan, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung masyarakat produktif untuk tumbuh dan berkembang.

Melalui Solopreneur Academy, yang hingga kini telah diikuti 1.000 peserta, Bank Saqu mendukung pengembangan bisnis pelaku usaha, sementara Sunrise Society hadir sebagai culture movement yang mendorong gaya hidup aktif dan sehat secara berkelanjutan.

BACA JUGA:   Asuransi Sinar Mas Bayar Klaim Asuransi Property All Risks Kerusakan Gedung DPRD Provinsi DIY

Sejak Juli 2025, Sunrise Society telah diikuti lebih dari 2.300 peserta dan menjadi wadah bagi para early risers untuk membangun koneksi, berbagi inspirasi, dan memulai hari dengan aktivitas yang produktif.

Sebagai layanan perbankan yang hadir untuk masyarakat produktif, Bank Saqu terus menghadirkan berbagai solusi digital yang membantu nasabah mengelola keuangan dengan lebih mudah, fleksibel, dan sesuai kebutuhan mereka.

Dengan bebas biaya administrasi bulanan dan transfer menjadi salah satu manfaat yang terus dimanfaatkan oleh jutaan nasabah Bank Saqu dalam aktivitas finansial sehari-hari.

Selain itu, berbagai fitur menabung dan pengelolaan keuangan juga menjadi pilihan nasabah untuk mencapai tujuan finansial mereka.

Melalui berbagai pilihan Saku, termasuk Saku Nabung dan Saku Transaksi, Deposito Reguler, serta fitur Tabungmatic yang membantu menabung secara otomatis, nasabah dapat membangun kebiasaan finansial yang lebih terencana dan konsisten.

Bagi korporasi dan solopreneur yang siap melakukan ekspansi bisnis, Bank Saqu Bisnis menghadirkan berbagai solusi yang mendukung kebutuhan operasional. Melalui layanan Internet Banking, nasabah dapat mengelola transaksi perbankan secara lebih mudah dan fleksibel.

Selain itu, layanan Kredit Modal Kerja yang dapat mendukung kebutuhan operasional usaha, Kredit Investasi untuk membantu pengembangan dan pembelian aset produktif, serta Kredit Kendaraan Bermotor yang dapat mendukung mobilitas dan pertumbuhan usaha nasabah.

“Pertumbuhan kredit yang sehat didorong oleh meningkatnya kebutuhan pembiayaan dari pelaku usaha dan masyarakat produktif. Kami terus menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan nasabah, sekaligus menjaga kualitas pertumbuhan bisnis melalui penerapan prinsip kehati-hatian yang kuat,” tambah Leka.

Bank Saqu melihat peluang yang semakin besar bagi solopreneur dan entrepreneur Indonesia untuk terus berkembang di tengah transformasi ekonomi dan digitalisasi yang berlangsung pesat.

BACA JUGA:   Perkuat Pemberdayaan UMKM di Indonesia Timur, BSI Resmikan UMKM Center di Makasar

Oleh karena itu, Bank Saqu akan terus memperluas akses terhadap solusi finansial yang dapat membantu nasabah mengelola keuangan, memperkuat bisnis, dan mempersiapkan langkah pertumbuhan berikutnya.

Melalui kombinasi layanan perbankan digital dan solusi bisnis yang komprehensif, Bank Saqu akan #SelaluBersama menemani perjalanan finansial dan usaha nasabahnya mulai dari kecil hingga tumbuh besar.

Tags: bank digitalBank SaquKredit bank
Previous Post

OJK: Undisbursed Loan Bank Capai Rp 2.575 Triliun, Dominan untuk Modal Kerja

Next Post

Danareksa Rampungkan Divestasi 35% Saham BRI Manajemen Investasi ke Danantara AM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR