TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dirjen Inovasi Ristekdikti & Pemprov Riau Bahas Hakteknas 2018

Nurdian Akhmad
30 April 2018 | 11:02
rubrik: BUMN
Dirjen Inovasi Ristekdikti & Pemprov Riau Bahas Hakteknas 2018

Jakarta, Businessnews Indonesia – Dirjen Penguatan Inovasi Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) melakukan rapat dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam rangka pemantapan persiapan pelaksanaan peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-23 yang akan di pusatkan di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Bertempat di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau pada Senin (30/4), Rapat bersama tersebut dipimpin langsung oleh Dirjen Penguatan Inovasi Jumain Appe selaku Ketua Umum Hakteknas ke-23 bersama Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi dan dihadiri kurang-lebih 150 peserta, Dalam kesempatan itu,  hadir pula Wakil Ketua Harian Hakteknas ke-23, DR Kamsol.

“Kita harapkan kehadiran presiden, agar nanti bisa memberikan arahan komitmen tentang perkembangan inovasi nasional. Peringatan Hakteknas sekaligus sebagai wahana promosi produk hasil inovasi berbasis potensi kearifan lokal,” kata Jumain, Sementara  untuk tema peringatan Hakteknas Ke-23 tahun ini yakni “Inovasi untuk Kemandirian Pangan dan Energi dan sub tema: Sektor Pangan dan Energi di Era Revolusi Industri 4.0.

Jumain Appe menambahkan, ada tiga hal harus dilakukan jika masyarakat agar bisa bersaing di era globali seperti sekarang ini. Pertama, kita harus kreatif dalam menciptakan sesuatu, baik teknologi atau yang lainnya dari masyarakat. Kedua adalah masyarakat harus berinovasi untuk merubah sesuatu menjadi yang lebih baik. Dia berpendapat, jika tidak melakukan perubahan maka penindasan yang terjadi. Ketiga harus ada jiwa entrepreneur.

“Kita harus menjadikan suatu usaha yang bisa mandiri agar tidak selaku bergantung. Kita harus memberi dan ini yang harus dibangkitkan dengan melihat apa yang pernah kita lakukan. Seperti misalnya dulu Indonesia bisa membuat pesawat. Maka dari itu, generasi penerus harus ditegaskannya agar bisa membuat hal yang lebih baru, lebih baik dan melakukan inovasi baru,” imbuhnya. (red/)

BACA JUGA:   Erick Thohir Dorong Anak Muda Manfaatkan Momentum Digitalisasi
Previous Post

Inilah Dampak Ekonomi Asian Games di Indonesia

Next Post

Coca-Cola Sponsori Training Pelatih dan Ribuan Pemain Bola

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR