TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Harga Rumah Primer Tumbuh Tipis; Pengembang Masih Andalkan Kas Internal

Achmad Adhito
7 August 2026 | 14:59
rubrik: Business Info
Sektor Properti Apa yang Pulih Cepetan?

Pameran Properti di Jakarta (Dhi/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness—Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia (BI) menunjukkan harga properti residensial di pasar primer pada triwulan II 2026 secara tahunan meningkat terbatas. Kondisi ini tercermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan II 2026 yang tumbuh sebesar 0,69% (yoy/year on year).

“Angka itu sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan I 2026 sebesar 0,62% (yoy),” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, hari ini di Jakarta.

Dari sisi penjualan, hasil survei mengindikasikan secara keseluruhan penjualan properti residensial di pasar primer membaik meski masih mengalami kontraksi sebesar 2,36% (yoy), tidak sedalam kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 25,67% (yoy).

Perbaikan tersebut didorong oleh peningkatan penjualan rumah tipe kecil dan besar, sementara penjualan rumah tipe menengah masih terbatas.

Dari sisi pembiayaan, hasil survei menunjukkan bahwa sumber utama pembiayaan pembangunan properti residensial oleh pengembang masih berasal dari dana internal perusahaan, dengan pangsa sebesar 73,28% dari total kebutuhan pembiayaan.

Sementara, mayoritas pembelian rumah di pasar primer oleh konsumen dilakukan melalui skema pembelian Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dengan pangsa sebesar 70,05% dari total skema pembelian.

BACA JUGA:   Triniti Siapkan Kompleks Rumah Subsidi di Maja
Tags: harga rumah primer 2026survei properti bank indonesia
Previous Post

Terbitkan Maksimal 2,87 Miliar Saham Baru, BMAS Siap Gelar RUPSLB Minta Izin Rights Issue

Next Post

IHSG Menguat di Akhir Pekan, Investor Kembali Borong Saham Unggulan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR