Jakarta, TopBusiness — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin pagi dibuka menguat 30,95 poin atau 0,48 persen ke posisi 6.440,60. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 naik 2,16 poin atau 0,34 persen ke posisi 642,45.
Penguatan IHSG pada pembukaan perdagangan menunjukkan sentimen positif investor terhadap pasar saham domestik pada awal pekan. Kenaikan indeks terutama didorong oleh penguatan saham-saham unggulan berkapitalisasi besar, khususnya dari sektor perbankan dan telekomunikasi yang memiliki bobot besar dalam pergerakan IHSG dan LQ45.
Analis pasar modal menilai penguatan pada sesi pembukaan mencerminkan kembali meningkatnya minat beli investor setelah pasar bergerak cenderung hati-hati pada perdagangan sebelumnya. Sentimen positif juga datang dari pergerakan bursa regional Asia yang dibuka menguat sehingga memberikan dukungan bagi pasar domestik.
Selain faktor regional, pelaku pasar masih mencermati perkembangan ekonomi global, arah suku bunga, pergerakan nilai tukar rupiah, serta harga komoditas utama seperti batu bara, minyak sawit mentah, dan nikel yang berpotensi memengaruhi pergerakan saham-saham berbasis komoditas.
Secara teknikal, posisi IHSG yang dibuka di atas level 6.400 menunjukkan momentum penguatan jangka pendek masih terjaga. Apabila tekanan beli berlanjut sepanjang sesi perdagangan, indeks berpeluang bergerak menuju area resistensi berikutnya di kisaran 6.470–6.500. Sementara itu, area 6.380–6.400 diperkirakan menjadi zona penyangga terdekat apabila terjadi aksi ambil untung.
Pelaku pasar pada perdagangan hari ini diperkirakan akan memantau arus dana asing pada saham-saham unggulan. Aliran dana asing yang masuk secara konsisten berpotensi memperkuat penguatan IHSG, sedangkan aksi jual asing dapat menahan laju kenaikan indeks pada sesi selanjutnya.
Secara keseluruhan, perdagangan Senin pagi dibuka dengan nada positif, didukung penguatan saham-saham unggulan dan meningkatnya optimisme investor terhadap prospek pasar saham Indonesia pada awal pekan perdagangan.
Data AI
