TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

8.000 Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pebayuran Bekasi

Albarsyah
14 August 2026 | 18:35
rubrik: Business Info
8.000 Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pebayuran Bekasi

Jakarta, TopBusiness – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan upaya penanganan darurat kekeringan sebagai dampak El Nino yang melanda berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya termasuk di Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Pada Kamis (13/8), Tim Penanggulangan Darurat (TPD) Cipta Karya, Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Jakarta Metropolitan, Kementerian PU telah menyalurkan total 8.000 liter air bersih kepada total 3.700 keluarga atau sekitar 9.500 jiwa.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, air merupakan fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan sehingga penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu.

“Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan. Karena itu, penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi dan produktivitas tetap terjaga,” kata Menteri Dody.

Dalam kegiatan tersebut, Kementerian PU mengerahkan 2 unit mobil tangki air dengan kapasitas masing-masing 4.000 liter air bersih, beserta sejumlah personel untuk mendukung distribusi di lapangan.

Plt. Kepala BPBPK Jakarta Metropolitan Reza Rizka Pratama mengatakan, penyaluran air bersih dilakukan sebagai langkah tanggap darurat untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar selama musim kemarau.

“Bantuan air bersih tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak kekeringan di Desa Karangharja yang tersebar di 6 RW dan 16 RT. Selain penyaluran air bersih, kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memantau perkembangan kondisi lapangan serta menyiapkan dukungan lanjutan apabila diperlukan,” kata Reza.

Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam penanganan bencana kekeringan melalui penyediaan layanan dasar air bersih yang cepat dan tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah dengan keterbatasan pasokan air bersih.

BACA JUGA:   DPR RI Dorong Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

Upaya penanganan darurat kekeringan ini juga sejalan dengan agenda PU 608 yang menempatkan pengelolaan sumber daya air dan layanan dasar permukiman sebagai fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pengurangan kemiskinan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Tags: Kementerian PU
Previous Post

Presiden Prabowo: Pendidikan Jadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan, 93 Sekolah Rakyat Dibangun

Next Post

Hutama Karya Gratiskan Uji Lab Gizi, Dorong 50 UMKM Jabodetabek Naik Kelas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR