Jakarta, TopBusiness — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tipis 0,06% ke level 6.518 pada perdagangan terakhir. Koreksi tersebut disertai dengan munculnya tekanan jual. Secara mingguan, IHSG juga terkoreksi 0,12%, namun indeks masih mampu bertahan di atas moving average (MA) 20.
MNC Sekuritas dalam Daily Scope Wave edisi 31 Agustus 2026 melihat terdapat dua skenario pergerakan IHSG yang perlu dicermati investor.
Dalam skenario terbaik (best case), posisi IHSG saat ini diperkirakan berada pada awal wave v dari wave (c), sehingga masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan menuju rentang 6.599–6.666.
Sementara itu, dalam skenario terburuk (worst case), IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian wave iv dari wave (c). Dalam skenario tersebut, investor perlu mencermati potensi koreksi IHSG ke kisaran 6.289–6.352.
MNC Sekuritas menetapkan level support IHSG di 6.373 dan 6.272, sedangkan level resistance berada di 6.599 dan 6.705.
Sejalan dengan outlook tersebut, MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham untuk dicermati investor, yakni sebagai berikut:
AMRT — Buy on Weakness
Saham AMRT terkoreksi 2,55% menjadi Rp1.340 dan didominasi tekanan jual yang cenderung meningkat. Berdasarkan analisis Elliott Wave, posisi AMRT saat ini diperkirakan berada pada bagian wave [y] dari wave B.
Investor dapat mencermati strategi Buy on Weakness pada rentang Rp1.265–Rp1.315.
Target harga AMRT berada di Rp1.455 dan Rp1.520, dengan level stop loss apabila harga berada di bawah Rp1.230.
BUMI — Buy on Weakness
Saham BUMI terkoreksi 2,06% menjadi Rp190, disertai dengan tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan posisi BUMI saat ini berada pada bagian wave (B) dari wave [B].
Strategi Buy on Weakness dapat dilakukan pada rentang Rp164–Rp184.
Target harga yang ditetapkan berada di Rp202 dan Rp224, sementara stop loss apabila harga turun di bawah Rp162.
INDF — Trading Buy
Berbeda dengan kedua saham sebelumnya, INDF bergerak flat di level Rp7.300 dan masih didominasi volume pembelian. Penutupan saham juga mampu bertahan di atas MA20.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi INDF saat ini berada pada bagian awal wave v dari wave (c).
Strategi Trading Buy direkomendasikan pada rentang Rp7.225–Rp7.300, dengan target harga Rp7.450 dan Rp7.650. Stop loss ditetapkan apabila harga berada di bawah Rp7.200.
LSIP — Buy on Weakness
Saham LSIP menguat 0,34% menjadi Rp1.465, namun penguatan tersebut disertai dengan munculnya tekanan jual.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi LSIP saat ini berada pada bagian wave [v] dari wave C dari wave (B).
Strategi Buy on Weakness dapat dicermati pada rentang Rp1.420–Rp1.455.
Target harga LSIP berada di Rp1.525 dan Rp1.590, dengan stop loss apabila harga turun di bawah Rp1.400.
