Jakarta, TopBusiness — Laju IHSG pada hari Jumat (04/09) ditutup melemah pada level 6,636.48 (-0.47%). Pelemahan dipimpin oleh saham-saham sektor Transportation & Logistics (-1.09%) dan Consumer Non-Cyclicals (-1.07%).
Sementara itu, asing membukukan net sell sebesar Rp 317.01 Miliar di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dijual seperti: DSSA, ASII, BBCA, ANTM, dan ISAT.
Sentimen negatif disebabkan oleh aksi ambil untung investor menjelang akhir pekan, serta wait and see rilis data ekonomi penting seperti cadangan devisa dan Indeks Keyakinan Konsumen Agustus 2026.
Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, masih di atas MA5 dan MA20, indikator Stochastic death cross pada area overbought.
“Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG akan mengalami pelemahan. Berikut saham pilihan hari ini: MEDC, BWPT, CUAN, dan CDIA,” ujar tim riset Reliance Sekuritas, Senin (7/9/2026).
Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas melemah. Sentimen negatif disebabkan oleh laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang kuat meningkatkan peluang Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan dalam rapat kebijakan moneter bulan ini.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan ekonomi menciptakan 162.000 lapangan kerja pada Agustus 2026, hampir tiga kali lipat dari konsensus sebesar 56.000 pekerjaan.
Market Outlook
Pada pagi ini (saat laporan ini dibuat), mayoritas indeks menguat. Seperti Indeks Nikkei 225 menguat +1.97% dan Indeks Kospi menguat +3.07%.
“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,561 dan resistance pada level 6,705 dengan kecenderungan melemah,” sebutnya.
