Jakarta, TopBusiness – Badan Gizi Nasional (BGN) berencana memanfaatkan dan menyewa ruang di Graha Merah Putih, salah satu aset yang dikelola TelkomProperty. Rencana tersebut saat ini masih dalam tahap negosiasi dan pembahasan antara pihak terkait.
Direktur Utama PT Telkom Landmark Tower (TLT), Suratman, mengatakan rencana pemanfaatan dan penyewaan ruang di Graha Merah Putih oleh BGN masih dalam proses pembahasan lebih lanjut. TelkomProperty juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan proses tersebut berjalan sesuai ketentuan.
“Rencana pemanfaatan dan penyewaan ruang di Graha Merah Putih oleh Badan Gizi Nasional (BGN) saat ini masih dalam proses negosiasi dan pembahasan lebih lanjut serta dikoordinasikan dengan pihak terkait,” kata Suratman dalam keterangannya yang dikutip Senin (7/9/2026).
Menurut dia, TelkomProperty tetap berkomitmen menjaga kepastian dan keberlangsungan operasional para penyewa atau tenant yang saat ini menempati gedung tersebut. Proses pemanfaatan aset juga akan dilakukan secara tertib dan terukur.
Rencana BGN tersebut menjadi bagian dari peluang optimalisasi aset TelkomGroup melalui skema leveraging asset. Sebagai pengelola aset TelkomGroup, PT Graha Sarana Duta atau TelkomProperty terus mendorong pemanfaatan aset agar memberikan produktivitas dan kontribusi yang lebih optimal.
Direktur Utama TelkomProperty, Didit Sulistyo, mengatakan perseroan telah berhasil melakukan optimalisasi sekitar 50% dari leveraging terhadap 3.010 aset yang dikelola di berbagai lokasi.
Dalam menjalankan strategi tersebut, TelkomProperty membuka peluang pemanfaatan aset oleh berbagai pihak, termasuk mitra eksternal. Pemanfaatan dilakukan melalui mekanisme bisnis yang wajar dan proporsional dengan pendekatan business to business (B2B), dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
Suratman mengatakan, peluang kerja sama dengan pihak eksternal merupakan bagian dari upaya TelkomProperty meningkatkan produktivitas aset properti yang berada di lingkungan TelkomGroup.
“Sebagai salah satu entitas pengelola aset proper di lingkungan TelkomGroup, optimalisasi aset merupakan bagian dari langkah leveraging asset yang sudah berjalan dalam proses bisnis kami. Tentunya, kami akan selalu berupaya memastikan produktivitas aset untuk dapat melayani kebutuhan TelkomGroup maupun mitra dan tenan eksternal lainnya dengan maksimal,” ujar Suratman.
Dengan strategi tersebut, aset yang sebelumnya hanya menjadi bagian dari portofolio properti TelkomGroup dapat dimanfaatkan secara lebih produktif melalui kerja sama dengan pihak eksternal. Rencana BGN menyewa ruang di Graha Merah Putih menjadi salah satu peluang pemanfaatan aset yang saat ini tengah dibahas.
Namun, TelkomProperty menegaskan bahwa proses tersebut masih berjalan. Perseroan juga memastikan keberlangsungan operasional tenant yang sudah berada di gedung tetap menjadi perhatian dalam pembahasan pemanfaatan ruang untuk BGN.
“Kami berkomitmen menjaga kepastian dan keberlangsungan operasional para tenant yang berada di gedung tersebut. Setiap proses juga akan dilakukan secara tertib dan terukur,” tutup Suratman.
