Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG pada hari Senin (14/09) ditutup melemah pada level 6,534.69 (-0.10%). Pelemahan dipimpin oleh saham-saham sektor Healthcare (-2.95%) dan Energy (-1.65%).
Sementara itu, asing membukukan net sell sebesar Rp 330.69 Miliar di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dijual seperti: ANTM, BMRI, BBCA, BUMI, dan TINS.
Sentimen negatif disebabkan oleh harga minyak mentah yang masih bertahan di atas level US$100/barel meskipun pasar sempat menguat terbatas, setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru menggantikan Purbaya.
Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk doji (reversal pattern), mendekati MA20, indikator Stochastic death cross.
“Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG akan mengalami penguatan. Berikut saham pilihan hari ini: PGEO, SCMA, DMAS, dan COCO,” sebut tim analis dari Reiance Sekuritas, Selasa (15/9/2026).
Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas melemah. Sentimen negatif disebabkan oleh kekhawatiran kenaikan suku bunga, lonjakan harga minyak, kenaikan imbal hasil obligasi, serta perdebatan mengenai pengembangan AI.
MARKET OUTLOOK
Pada pagi ini (saat laporan ini dibuat), mayoritas indeks melemah. Seperti Indeks Nikkei 225 melemah -0.57% dan Indeks Kospi melemah -0.84%
“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,460 dan resistance pada level 6,611 dengan kecenderungan menguat,” ujarnya.
