
Jakarta, businessnews.id — PT Link Net merencanakan mencatatkan saham ke publik untuk pertama kali, 2 Juni 2014 mendatang. Perusahaan berbasis TI (teknologi informasi) ini akan melepas 10 persen saham induknya, PT First Media, Tbk., sebanyak 304.265.500 unit. Itu untuk memenuhi kebutuhan belanja modal First Media.
“Sedangkan Link Net sendiri akan mencukupi belanja modal tahun 2014 dari kas internal dan pinjaman perbankan serta pembiayaan lain,” kata Direktur/Sekretaris Perusahaan Link Net, Dicky Setiadi, di Jakarta hari ini.
Tahun 2014 ini, Link Net membutuhkan belanja modal sebesar Rp 1,03 triliun. 90 persen dana tersebut akan didapat dari perusahaan, dan sisanya berasal dari pinjaman perbankan.
“Kas perusahaan kami kuat karena pendapatan berasal dari uang langganan layanan data dan televisi berlangganan,” terangnya.
Untuk perbankan, pihaknya telah mendapat pinjaman sebesar Rp 300 miliar dan pada tahun 2014 ini akan cair sekitar Rp 100 miliar.
Belanja modal tersebut akan mendukung rencana korporasi untuk tumbuh 25 persen di tahun 2014, baik dari sisi tambahan konsumen maupun tambahan pendapatan.
“Kami ingin tahun 2014 mendapat revenue sebesar Rp 2,2 triliun atau naik 25 persen ketimbang tahun 2013 yang di Rp 1,65 triliun,” terang dia.
Dari sisi pengguna layanan, Link Net di tahun 2014 juga menargetkan pertumbuhan 25 persen dari tahun 2013.
Pada tahun 2013 lalu, dia mengatakan, jumlah pelanggan broadband internet sebanyak 332.000 pelanggan; untuk pelanggan televisi kabel sebanyak 329.000 pelanggan; untuk layanan corporate solution sebanyak 1.160 perusahaan. (ZIZ)
EDITOR: DHI