Jakarta, TopBusiness — PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) kembali menggelar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “HK Mengajar: Inspiring Leaders” di Universitas Bung Hatta (UBH), Padang, Sumatra Barat, pada Jumat (18/9).
Program ini menyalurkan beasiswa tahunan bagi lima mahasiswa berprestasi, akses Learning Management System (LMS) gratis bagi 50 mahasiswa, serta dukungan dana sarana prasarana belajar-mengajar bagi kampus, dan diikuti 100 mahasiswa Fakultas Teknik.
Agenda edukasi unggulan ini dibuka langsung oleh Direktur Operasi II Hutama Karya, Mardiansyah, selaku narasumber utama yang membagikan rekam jejak kepemimpinan serta transformasi teknologi konstruksi korporasi. Mardiansyah menyatakan bahwa kehadiran BUMN di lingkungan perguruan tinggi merupakan komitmen jangka panjang perseroan dalam menyiapkan sumber daya manusia industri konstruksi yang adaptif, kompeten, dan berdaya saing global.
“Lompatan pembangunan infrastruktur nasional harus diimbangi kesiapan mahasiswa di daerah. Kami tidak hanya berbagi ilmu teknis, tetapi menanamkan nilai kepemimpinan, integritas, dan penguasaan teknologi digital agar calon insinyur muda siap menjadi penggerak pembangunan,” ujar Mardiansyah dalam siaran pers.
Rangkaian kegiatan dikemas melalui metode perkuliahan interaktif yang mengombinasikan materi leadership, peta jalan Indonesia Emas 2045, pengenalan ekosistem konstruksi modern, hingga pemaparan teknologi digital terkini di lapangan. Kelas inspirasi dibuka dengan pre-test dan ditutup dengan post-test untuk mengukur perubahan pemahaman peserta, lalu dilanjutkan sesi tanya jawab dan sosialisasi pemanfaatan LMS. Untuk memberikan wawasan operasional yang komprehensif, perseroan juga menghadirkan praktisi muda lini bisnis perwakilan anak perusahaan dan Special Purpose Vehicle (SPV), yakni Akh Kamali Hidayat dari PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) serta Sindy Harvi Amalia dari PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL).
Secara rinci, dukungan konkret perseroan mencakup beasiswa tahunan untuk lima mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, fasilitas LMS gratis hasil kolaborasi dengan Ruangguru bagi 50 mahasiswa, serta penyerahan dana dukungan prasarana belajar-mengajar bagi kampus. Secara kumulatif, program HK Mengajar telah menjangkau 150 mahasiswa dan smk sejak pertama digelar.
Dampak dari sinergi edukasi ini mendatangkan apresiasi positif dari sivitas akademika UBH atas hadirnya akses pengetahuan industri langsung dari jajaran pimpinan BUMN. Salah satu mahasiswa Muhammad Rayes, menyampaikan bahwa dukungan tersebut meringankan beban biaya kuliah sekaligus membuka gambaran nyata tentang dunia kerja konstruksi. Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Diana Kartika, menyambut baik kehadiran BUMN konstruksi di tengah-tengah mahasiswa sebagai jembatan penting penyerapan kebutuhan industri nasional.
“Kolaborasi bersama Hutama Karya memberikan nilai tambah yang luar biasa bagi mahasiswa kami dalam memahami penerapan teknologi konstruksi terkini serta lanskap kepemimpinan riil. Dukungan beasiswa, akses LMS digital, hingga bantuan sarana prasarana menjadi dorongan moral dan finansial yang sangat berarti bagi peningkatan kualitas akademis perguruan tinggi di Sumatera Barat,” ungkap Diana Kartika.
Pelaksanaan agenda TJSL ini mempertegas peran Hutama Karya sebagai BUMN di bawah naungan PT Danantara Asset Manajemen (Persero) dalam menyelaraskan pertumbuhan bisnis infrastruktur dengan pemenuhan pilar sosial masyarakat. Sesuai amanat Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-1/MBU/03/2023, langkah nyata ini menjadi wujud dukungan perseroan terhadap Asta Cita Pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan sains-teknologi. Selain itu, program HK Peduli Pendidikan ini berkontribusi langsung pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) Nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas serta SDGs Nomor 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
