TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Melemah di Akhir Sesi Perdagangan Senin

Agus Haryanto
21 September 2026 | 16:27
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Senin (21/9/2026). IHSG terkoreksi 0,88% atau 56,43 poin ke level 6.384,72.

Pelemahan indeks terjadi setelah sepanjang perdagangan awal pekan IHSG bergerak di zona merah. Pada sesi I, IHSG sempat turun 0,27% ke level 6.423,51, bahkan menyentuh posisi terendah intraday 6.388,25 sebelum akhirnya bergerak lebih rendah hingga penutupan.

Berdasarkan data perdagangan BEI, volume transaksi saham mencapai 26,78 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp11,77 triliun. Sebanyak 354 saham berakhir melemah, 280 saham menguat, sedangkan 156 saham lainnya stagnan.

Tekanan Jual dan Sikap Wait and See

Pelemahan IHSG terjadi menjelang agenda penting Bank Indonesia. Investor mencermati Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang akan berlangsung pada pekan ini dan keputusan mengenai suku bunga acuan menjadi salah satu sentimen utama pasar.

Selain faktor domestik, pasar juga menghadapi tekanan dari kondisi global. Imbal hasil US Treasury 10 tahun kembali berada di sekitar 5%, sementara penguatan dolar AS dan pelemahan rupiah turut menjadi perhatian investor. Tekanan harga minyak yang masih tinggi juga berpotensi memengaruhi ekspektasi inflasi serta arah kebijakan moneter global.

Dari sisi aliran dana, investor asing pada sesi pertama mencatat net sell sekitar Rp216,24 miliar. Saham ANTM menjadi salah satu yang paling banyak dilepas asing dengan nilai sekitar Rp100,62 miliar, disusul BMRI sekitar Rp79,91 miliar dan TLKM sekitar Rp53,47 miliar.

Secara teknikal, level 6.400 menjadi area penting bagi pergerakan IHSG. Analis Phintraco Sekuritas sebelumnya memperkirakan IHSG bergerak dalam kisaran 6.400–6.550. Jika indeks menembus ke bawah 6.400, terdapat potensi pengujian area 6.300–6.350.

BACA JUGA:   Sektor Aneka Industri Dongkrak Kenaikan IHSG Pagi Ini

Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas melihat level 6.384 sebagai salah satu support awal IHSG, dengan support berikutnya di sekitar 6.180. Posisi IHSG yang berada di bawah garis tengah Bollinger Band serta pelemahan indikator MACD menunjukkan momentum kenaikan jangka pendek menghadapi tekanan.

Dengan penutupan di 6.384,72, IHSG kini berada sangat dekat dengan level support 6.384 tersebut. Pergerakan pada perdagangan berikutnya akan sangat bergantung pada kemampuan indeks mempertahankan area tersebut serta respons investor terhadap hasil RDG BI.

Di sisi lain, data perdagangan menunjukkan tekanan tidak hanya terjadi pada saham perbankan. Saham infrastruktur, konsumer primer, dan keuangan juga menjadi kelompok yang menekan indeks pada sesi I. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan jual berlangsung cukup luas, meski sejumlah saham lapis kedua masih mampu mencatat penguatan.

Investor selanjutnya akan mencermati perkembangan rupiah, arus dana asing, pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar, serta keputusan kebijakan moneter BI sebagai katalis utama pasar pada perdagangan berikutnya.

Data AI

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Dukung Penanganan Karhutla di Berau, Peralatan dan Pasokan Air Dikerahkan

Next Post

Amar Bank: Tak Hanya Industri Kreatif yang Bankable, Sistem Keuangan Juga Harus Film-able

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR